Rayakan HUT 26 Ombudsman RI, Ombudsman Kalsel Laksanakan Buka Bersama Media
Siaran Pers
Nomor : B/0063/PC.02-22/III/2026
Kamis, 12 Maret 2026
BANJARMASIN - Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Hadi Rahman, bersama seluruh Insan Ombudsman Kalsel mengadakan acara memperingati HUT ke-26 tahun Ombudsman RI dengan melaksanakan agenda buka puasa bersama dengan anak-anak panti asuhan Banua Berkah Mandiri dan media partner, bertempat di Aula Lantor Perwakilan Ombudsman RI, pada hari Selasa, tanggal 10 Maret 2026.
Hadi menyampaikan bahwa selain menjadi momentum silaturahmi dan acara syukuran, kegiatan HUT ke-26 Ombudsman RI diisi dengan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak panti asuhan. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara lembaga pelayanan publik dengan masyarakat.
"Selama triwulan I, jumlah laporan yang telah masuk ke Ombudsman Kalsel sebanyak 149 LM, rincian 5 LM ditutup formil, 5 LM ditutup materiil, dan dilanjutkan ke tahap pemeriksaan sebanyak 139 laporan ditangani, dan RCO 4 LM," jelas Hadi.
Substansi yang ditangani, antara lain meliputi distribusi bantuan bencana banjir di Kabupaten Banjar untuk kelompok rentan di wilayah 3 T, penonaktifan kepesertaan BPJS PBI, Pemda / BPJS PBI Jamkes APBD, penyedian obat-obatan untuk penderita ODGJ, perbaikan infrastruktur (jalan, jembatan, Lampu PJU, norudian sungai, drainase/saluran air, kelistrikan /perbaikan tiang listrik dan jaringan, penambahan tiang listrik dan kabel listrik semrawut), air minum (kontinuitas, distribusi air, pemasangan baru, tagihan pengunaan air), pendidikan ( sarpras kelas, toilet, parkir dan halaman sekolah), pertanahan (layanan pendaftaran tanah/SHM dan buka blokir tanah).
Disampaikan Hadi, evaluasi tahun 2025 sejumlah Rp. 38.301.575.330,- untuk evaluasi terkait substansi infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pedesaan, dan kepegawaian,totalan evaluasi 2022-2025 sebesar Rp. 75 .875.820.135,-
Untuk sisi pencegahan tahun 2025 sudah merampungkan penilaian opini baik di tingkat Pemerintah Kabupaten/Kota, Kantah, Kepolisian dan unit kerja Kanwil Ditjen Imigrasi Kalsel dan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Kalsel.
Hasil Opini Ombudsman RI di tingkat Pemerintah Kabupaten/Kota memperoleh nilai rata-rata 82,41, di mana predikat tersebut memang turun dari nilai sebelumnya tahun 2024, yaitu 93,64. Penilaian tersebut antara lain mencakup 2 Pemda yang memperoleh nilai Tinggi Tanpa Maladminstrasi, 3 Tinggi dan 1 dengan Nilai Sedang.
Hasil Opini untuk lingkup Kantor Pertanahan untuk nilai rata-rata yang diperoleh atas 5 Kantah yang dinilai tersebut adalah 87,50 atau Kualitas Pelayanan Baik, dengan rincian 4 Kantah tergolong Baik dan 1 Kantah Sangat Baik. Dibandingkan dengan tahun 2024, ada penurunan nilai rata-rata yang sebelumnya mencapai angka 95,16.
Hasil Opini untuk lingkup di wilayah Kepolisian Resor (Polres) dengan nilai rata-rata yang diperoleh oleh 5 Polres adalah 88,49 atau Kualitas Pelayanan Sangat Baik, dengan rincian 2 Polres tergolong Baik dan 3 Polres Sangat Baik. Dibandingkan dengan tahun 2024, ada penurunan nilai rata-rata yang sebelumnya mencapai angka 94,55.
Hasil Opini untuk lingkup di Unit Kerja Kanwil Ditjen Imigrasi Kalsel dan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Kalsel nilai rata-rata Unit Kerja/UPT tersebut adalah 80,95 atau Kualitas Pelayanan Baik,
Unsur penilaian Opini Tahun 2025 terdiri dari unsur kualitas pelayanan, 4 dimensi, kepercayaan masyarakat, dan unsur tingkat kepatuhan. Sebagai penutup, Hadi menyampaikan bahwa Ombudsman Kalsel akan terus berkolaborasi, partisipatif, dan mencari solusi terhadap dinamika pelayanan publik eksternal dan internal.
Kegiatan ini diakhiri dengan tausiah dari tokoh agama yang terkenal di Kalimantan Selatan, Profesor Dr. H. Sukarni. Sesi berakhir dengan foto bersama.








