• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Pastikan Standar Pendidikan Terjaga, Ombudsman Babel Tinjau Progres Pembangunan Sekolah Garuda
PERWAKILAN: KEPULAUAN BANGKA BELITUNG • Sabtu, 27/06/2026 •
 
https://www.faktaberita.co.id/pastikan-standar-pendidikan-terjaga-ombudsman-babel-tinjau-progres-pembangunan-sma-unggul-garuda-belitung-timur/

Siaran Pers

026/HM.04/VI/2026

Jumat, 26 Juni 2026


Manggar - Dalam rangka memastikan kesiapan penyelenggaraan pelayanan publik di bidang pendidikan, Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan kunjungan koordinasi dan site visit ke lokasi pembangunan SMA Unggul Garuda Belitung Timur pada Jumat (26/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kgs. Chris Fither selaku Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama tim dan dihadiri Kuncoro selaku Direksi Pelaksana Owner Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), dan Amaldo Galanganta Leon Fultom selaku Project Manager PT PP, serta Wuri selaku Team Leader Manajemen Konstruksi PT ESA.

Kunjungan ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan Ombudsman Babel terhadap penyelenggaraan pelayanan publik, khususnya pada sektor pendidikan. Sebagai salah satu dari empat SMA Unggul Garuda yang dibangun pemerintah melalui program prioritas nasional, SMA Unggul Garuda Belitung Timur diharapkan mampu mencetak talenta unggul yang berdaya saing global.

karena itu, Ombudsman memandang penting untuk melakukan pengawasan sejak tahap pembangunan guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana, tata kelola penyelenggaraan, serta kualitas pelayanan pendidikan yang akan diterima peserta didik ketika sekolah mulai beroperasi. Selain melakukan pemantauan lapangan, Ombudsman juga menghimpun berbagai informasi dan masukan yang akan menjadi bahan penyampaian kepada Ombudsman RI sebagai bagian dari pengawasan terhadap program strategis nasional.

Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kgs Chris Fither, mengatakan bahwa pengawasan Ombudsman Babel tidak hanya dilakukan ketika pelayanan publik telah berjalan, tetapi juga sejak tahap persiapan agar potensi kendala dapat diidentifikasi lebih awal. Menurutnya, pembangunan fasilitas pendidikan harus diiringi dengan kesiapan sistem pelayanan sehingga masyarakat nantinya memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas, aman, dan berkeadilan.

"Kehadiran Ombudsman Babel merupakan bentuk pengawasan preventif agar penyelenggaraan pelayanan publik di sektor pendidikan dapat dipersiapkan secara optimal sejak awal. Kami ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik bangunan, tetapi juga pada kesiapan pelayanan yang akan diberikan kepada peserta didik. Hasil koordinasi dan identifikasi di lapangan akan kami sampaikan ke instansi terkait sebagai masukan dalam mendukung keberhasilan program strategis pemerintah," ujar Kgs Chris Fither.

Direksi Pelaksana Owner Kemendiktisaintek, Kuncoro, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ombudsman Babel dan menegaskan komitmen pihaknya untuk terus membuka ruang koordinasi dalam pelaksanaan pembangunan SMA Unggul Garuda Belitung Timur. Ia menjelaskan bahwa pembangunan difokuskan pada gedung sekolah, asrama putra, asrama putri, gedung staf, dan perpustakaan. Saat ini, pembangunan terus diupayakan agar dapat diselesaikan sesuai target dengan tetap mengedepankan kualitas hasil pekerjaan.

"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan masukan dari Ombudsman Babel. Seluruh saran tentu menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga bagi kami. Kami menargetkan pembangunan dapat selesai pada September 2026 sehingga sekolah siap menerima sekitar 80 peserta didik pada tahun ajaran 2026 dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai," ungkap Kuncoro.

Senada dengan hal tersebut, Project Manager PT PP, Amaldo Galanganta Leon Gultom, menjelaskan bahwa progres pembangunan terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Menurutnya, dinamika dalam pelaksanaan proyek, seperti penyesuaian harga material konstruksi maupun penyempurnaan beberapa aspek administrasi, terus ditangani melalui koordinasi yang intensif bersama Kemendiktisaintek, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.

"Kami optimis target penyelesaian pembangunan pada September 2026 dapat tercapai. Fokus kami adalah memastikan setiap pekerjaan memenuhi standar mutu, keamanan, dan kenyamanan sehingga sekolah siap memberikan lingkungan belajar yang terbaik bagi para siswa," jelas Amaldo.

Menutup kegiatan tersebut, Kgs Chris Fither menyampaikan apresiasi atas komitmen Kemendiktisaintek, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, PT PP, konsultan pengawas, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan SMA Unggul Garuda Belitung Timur. Menurutnya, program pembangunan Sekolah Garuda merupakan salah satu program prioritas Presiden yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Oleh karena itu, Ombudsman Babel akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara preventif, independen, dan kolaboratif guna memastikan proses pembangunan hingga kesiapan operasional sekolah memenuhi standar pelayanan publik. Ombudsman berharap sinergi seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjaga sehingga SMA Unggul Garuda Belitung Timur dapat segera beroperasi dan menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas bagi generasi muda Indonesia.

 

Narahubung:

Mariani (0852-6665-3302)

Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi Ombudsman RI Perwakilan Babel

 

Humas Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung

Kantor Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung

Jln. Ahmad Yani No.3 Pangkalpinang-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung www.ombudsman.go.id





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...