• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

UTBK SNBT 2026 Hari ke-9 Untirta: Pelaksanaan Lancar, Pengawasan dan Evaluasi Berjalan Baik
PERWAKILAN: BANTEN • Rabu, 29/04/2026 •
 

Serang, 29 April 2026 - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) pada hari ke-9, Rabu (29/4), berlangsung lancar dan kondusif di seluruh lokasi ujian.

Wakil Rektor Bidang Akademik Untirta, Dr. Rusmana, Ir., M.P., menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan sekaligus hasil monitoring dan evaluasi (monev) dari pusat yang turut dilaksanakan di sejumlah lokasi, termasuk Universitas Multimedia Nusantara (UMN) dan Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS).

"Alhamdulillah, kita telah selesai melaksanakan rangkaian monitoring dan evaluasi dari pusat. Seluruh proses berjalan sesuai dengan rencana yang telah kita susun sejak awal, di mana kita memang berkomitmen untuk melakukan persiapan secara matang dan tepat waktu," ujarnya.

Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh panitia dan pihak terkait yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan UTBK.

"Saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran serta panitia yang telah bekerja keras dan menunjukkan kesiapan luar biasa sejak pagi hari. Pelaksanaan ini berjalan dengan sangat baik berkat dedikasi Bapak/Ibu semua. Semoga segala jerih payah ini menjadi amal kebaikan," tambahnya.

Lebih lanjut, ia berharap sinergi antarunit dapat terus terjaga.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh unit terkait atas kerja sama yang terjalin dengan sangat baik. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut di masa yang akan datang," pungkasnya.

Sementara itu, monitoring dan evaluasi dari pusat yang dilaksanakan di UMN dan UNIS juga menunjukkan hasil yang positif. Dr. rer., nat., Asep Supriatna, M.Si., menyampaikan bahwa pelaksanaan UTBK di lokasi tersebut berjalan sesuai standar operasional yang ditetapkan.

"Berdasarkan hasil diskusi kami dengan penanggung jawab lokasi serta admin IT server, pelaksanaan ujian sudah berjalan dengan sangat baik dan sesuai dengan SOP. Hal ini terlihat dari bagaimana panitia menangani peserta, proses pengawasan yang ketat, hingga kemampuan menjaga integritas sistem informasi dan sistem ujian," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perguruan tinggi di wilayah penyangga memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan UTBK, terutama di tengah tingginya jumlah peserta di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

"Universitas di daerah penyangga seperti Tangerang-khususnya UMN dan Universitas Islam Syekh-Yusuf-memegang peranan vital. Ke depan, kapasitas peserta perlu terus ditingkatkan dengan dukungan peningkatan skill IT, penguatan infrastruktur, serta keterampilan pengawasan," jelasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kecurangan yang semakin berkembang.

"Pengawasan harus tetap ketat, namun dengan tetap mengedepankan kenyamanan peserta. Prinsip utamanya adalah peserta merasa nyaman saat mengerjakan soal, namun celah kecurangan tertutup rapat," tegasnya.

Ia turut mengapresiasi kerja keras panitia dalam pelaksanaan UTBK tahun ini.

"Terima kasih kepada seluruh panitia dan pengawas. Kami menyadari tugas kali ini lebih menantang dengan kesiapan teknis yang semakin kompleks. Semoga kerja keras ini menjadi amal ibadah bagi kita semua," tuturnya.

Di tingkat internal Untirta, monitoring dan evaluasi juga dilakukan di berbagai lokasi ujian. Dekan Fakultas Hukum Untirta, Ferry Fathurokhman, S.H., M.H., Ph.D., melakukan pemantauan di Kampus Untirta Ciwaru dan memastikan pelaksanaan berjalan sesuai prosedur.

"Alhamdulillah pelaksanaan UTBK di Ciwaru berjalan lancar, kondusif dengan pengamanan seperti pemindaian menggunakan metal detector, serta penyediaan barcode pengaduan untuk menampung keluhan peserta sebagai bahan evaluasi," ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Ombudsman turut melakukan pengawasan terbatas pada aspek administrasi.

"Secara umum pelaksanaan dinilai sudah baik, transparan, dan terbuka, serta tersedia mekanisme pengajuan keberatan bagi peserta," tambahnya.

Meski demikian, evaluasi tetap menjadi perhatian untuk perbaikan ke depan, salah satunya terkait kejelasan denah lokasi ujian.

"Salah satu saran ke depannya adalah memperjelas denah lokasi agar lebih memudahkan peserta dari berbagai daerah," ungkap Ferry.

Monitoring dan evaluasi juga dilakukan oleh Dekan Fakultas Teknik Untirta, Prof. Dr. Jayanudin, S.T., M.Eng., di SMKN 1 sebagai lokasi ujian lainnya. Pelaksanaan di lokasi tersebut berjalan tertib dan lancar.

"Intinya semua berjalan dengan lancar. Pelaksanaan UTBK di lokasi ujian yang kami pantau dapat terlaksana dengan baik," ujarnya.

Di lapangan, meskipun terdapat beberapa kendala teknis ringan, seperti peserta yang tidak membawa identitas dan ketidaksesuaian atribut, seluruhnya dapat segera ditangani tanpa mengganggu jalannya ujian secara keseluruhan.

Untirta berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pelaksanaan UTBK SNBT 2026 dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan prima bagi seluruh peserta.





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...