• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Tiga Hari Air Tak Mengalir, Ombudsman Soroti Pelayanan SPAM Batam
PERWAKILAN: KEPULAUAN RIAU • Senin, 31/08/2026 •
 
Tiga Hari Air Tak Mengalir, Ombudsman Soroti Pelayanan SPAM Batam

Gardapublik.id, Batam - Warga di sejumlah kawasan Batu Aji, Sagulung dan Marina mengeluhkan air bersih yang tidak mengalir selama hampir tiga hari. Gangguan terjadi setelah pengumuman perbaikan kebocoran pipa yang disampaikan pada Kamis (27/8) sore. 

Hingga Jumat (28/8) sekitar pukul 04.00 WIB, air belum juga mengalir. Sekitar pukul 09.00 WIB, aliran sempat kembali, namun hanya bertahan sekitar dua jam sebelum kembali mati. Hingga Sabtu (29/8), sejumlah warga masih mengeluhkan belum normalnya distribusi air.

Kondisi ini membuat warga mempertanyakan kepastian pelayanan, terlebih gangguan air serupa disebut berulang dan belum memiliki pola penanganan yang dianggap jelas oleh masyarakat.

Menanggapi persoalan tersebut, Ombudsman RI Perwakilan Kepri melalui Dr. Lagat Siadari menegaskan bahwa air merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh diabaikan.

"Air adalah kebutuhan dasar masyarakat. Kalau terjadi gangguan atau maintenance, harus ada penanganan serius dan solusi bagi masyarakat," ujar Lagat.

Menurutnya, pelayanan air harus memperhatikan kontinuitas dan standar pelayanan. Jika terjadi gangguan berkepanjangan, penyelenggara harus menyediakan alternatif, termasuk mobil tangki, serta memastikan informasi tersebut diketahui masyarakat.

"Jangan sampai masyarakat tidak mendapatkan air tanpa mengetahui harus meminta bantuan ke mana. Harus ada informasi yang jelas dan transparan," tegasnya.

Lagat juga meminta SPAM Batam transparan dalam memberikan informasi terkait gangguan, estimasi perbaikan dan langkah penanganannya. SpamElektronik.

Ia mengatakan, masyarakat yang terus mengalami gangguan pelayanan dapat menyampaikan laporan kepada SPAM Batam maupun Ombudsman. Laporan masyarakat akan menjadi bahan untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan Ombudsman.

Warga Minta SOP yang Jelas

Sementara itu, warga berharap gangguan air tidak selalu berakhir dengan sekadar permintaan maaf.

Menurut warga, kerusakan pipa memang bisa terjadi, tetapi harus ada SOP yang jelas ketika perbaikan melewati jadwal atau gangguan kembali terjadi.

"Kalau pipa bocor kami bisa memahami. Tapi kalau air mati berhari-hari, harus ada kepastian kapan hidup dan bagaimana kebutuhan warga dipenuhi. Jangan masyarakat dibiarkan mencari air sendiri," keluh warga.

Bagi masyarakat, persoalannya kini bukan semata kapan pipa selesai diperbaiki, tetapi bagaimana hak masyarakat mendapatkan pelayanan air tetap terpenuhi ketika terjadi gangguan.

Pipa bisa bocor, tetapi pelayanan publik jangan sampai ikut terputus.





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...