Raih Skor 85,02 dari Ombudsman, Wali Kota Pangkalpinang Minta OPD Proaktif

Pemerintah Kota Pangkalpinang berhasil menyabet predikat kualitas baik dengan skor 85,02 dari Ombudsman RI dalam Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025.
Meski mengapresiasi capaian ini, Wali Kota Pangkalpinang Saparudin meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak cepat puas dan lebih proaktif melayani warga.
"Alhamdulillah kita bersyukur menerima predikat penyelenggaraan pelayanan publik dengan kategori baik dengan skor 85,02. Namun kami belum cukup puas karena masih perlu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kota Pangkalpinang di berbagai sektor," ujar Saparudin di Smart Room Centre (SRC) Kantor Wali Kota Pangkalpinang pada Rabu, 24 Juni 2026.
Saparudin menegaskan bahwa penghargaan ini harus menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran Pemkot Pangkalpinang. Ia mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) untuk mengubah pola pikir dari sekadar menunggu menjadi menjemput bola.
"Bukan hanya menunggu, tetapi harus proaktif memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Pangkalpinang," tegasnya.
Saparudin mengakui bahwa pelayanan publik yang ada saat ini masih memiliki banyak ruang untuk perbaikan. Menurutnya, kepuasan masyarakat adalah indikator utama yang harus dikejar.
"Pelayanan publik ini saya meyakini masih jauh dari yang disebut pelayanan prima dan masih jauh dari harapan masyarakat Kota Pangkalpinang. Karena itu, pemerintah kota harus terus berkomitmen melayani masyarakat dengan lebih baik lagi," ungkapnya.
Saparudin memberikan instruksi khusus kepada OPD terkait demi mengoptimalkan program kesejahteraan masyarakat. Kepada Dinas Sosial, ia menginstruksikan agar data kemiskinan terus diperbarui secara berkala.
"Prioritas bantuan harus diberikan kepada masyarakat kategori desil 1 hingga desil 5 agar bansos tepat sasaran," jelasnya.
Sementara untuk RSUD Depati Hamzah, Pemkot Pangkalpinang memastikan telah menyiapkan anggaran kesehatan khusus. Jaminan ini dialokasikan bagi masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 5 agar bisa berobat gratis di RSUD maupun Puskesmas setempat.
Di sektor pendidikan, Saparudin turut memberikan apresiasi tinggi kepada SMP Negeri 1 Pangkalpinang. Terlebih, nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP di Pangkalpinang berhasil menduduki peringkat keenam secara nasional.
"Capaian tersebut harus menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di bidang pendidikan," pungkasnya.








