• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Pigura Kriiing Ombudsman NTT Dipajang di Perbatasan RI-RDTL Motaain
PERWAKILAN: NUSA TENGGARA TIMUR • Rabu, 24/11/2021 •
 
Pigura Kriiing Ombudsman NTT ditunjukkan Ketua Ombudsman NTT Darius Beda Daton (kanan) dan Enjelinus Klau (kiri). (Foto: Istimewa)

SILAWAN, TIMORline.com-Ketua Ombudsman Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Darius Beda Daton, Selasa (23/11/2021) berkesempatan mengunjungi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain di Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu, wilayah Indonesia di paling timur Propinsi NTT yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste.

Dalam kunjungan itu, Darius menyerahkan Pigura Kriiing Ombudsman NTT untuk dipajang di pintu masuk Indonesia dan pintu keluar Timor Leste.

Dalam rilis yang diterima redaksi TIMORline.com, Rabu (24/11) pagi, Darius mengungkapkan, pigura itu dipajang di pintu masuk Indonesia dan pintu keluar Timor Leste sebagai respon atas keluhan para pelintas batas di PLBN Motaain, beberapa waktu lalu.

Keluhan-keluhan itu antara lain tentang pungutan tambahan pengurusan paspor bagi para pelintas oleh petugas Imigrasi Atambua. Selain itu, para pemilik kendaraan ekspor impor mengalami pemeriksaan kendaraan oleh petugas Satgas Pamtas TNI, hal yang seharusnya menjadi tugas dan kewenangan Kantor Bea Cukai di PLBN.

"Kedua hal ini telah saya sampaikan kepada pihak yang berwenang di PLBN Matoain. Tetapi syukurlah permasalahan ini telah diselesaikan bersama semua stakehokders di sana. Sebab bagaimana pun layanan PLBN harus mudah, murah, cepat dan transparan sebab PLBN adalah etalase negara RI", tandas Darius.

Alumnus Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana Kupang ini menegaskan, Kantor Imigrasi, Kantor Bea Cukai, Kantor Karantina Kesehatan dan seluruh petugas PLBN harus bisa mewujudkan layanan yang mudah, murah, cepat dan transparan bagi seluruh pelintas batas.

Menurut Darius, pihaknya terus bergerak untuk memajang Pigura Kriiing Ombudsman NTT karena warga NTT mengalami kesulitan akses melapor.

"Warga kesulitan melapor adanya ketimpangan layanan pemerintah. Kalau pun mau melapor, lapornya ke mana. Karena itu, kami terus bergerak memajang Pigura Kriiing Ombudsman di seluruh unit layanan hingga tingkat desa. Kami akan terus berupaya agar pigura ini menjangkau seluruh pelosok NTT guna memudahkan akses warga melapor", demikian Darius.

Untuk memudahkan akses warga melapor, Darius mengajak warga NTT ikut mengawasi, menegur dan melapor jika mengalami layanan yang belum sesuai standar di seluruh instansi pemerintah. Caranya, hubungi nomor-nomor ini: 0812-3788-320 (pribadi: Darius Beda Daton) dan 0811-1453-737 (Kantor).

Prinsipnya, melalui nomor-nomor itu, silahkan warga AWASI, TEGUR DAN LAPORKAN jika mengalami layanan yang belum sesuai standar di seluruh instansi pemerintah.

Seusai memajang pigura Kriiing Ombudsman, Darius berterimakasih kepada Enjelinus Klau dan tim PLBN Motaain yang telah berkenan memajang pigura tersebut. "Semoga pemajangan pigura itu bermanfaat bagi warga perbatasan Motaain", demikian Darius.





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...