• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman Riau Gelar Diskusi Publik, Hery Susanto Tekankan Pentingnya Kolaborasi Antar Elemen
PERWAKILAN: RIAU • Rabu, 15/06/2022 •
 
Anggota Ombudsman RI, Hery Susanto didampingi Kepala Ombudsman RI Perwakilan Riau, Ahmad Fitri saat diskusi publik (Foto by Rasid Ahmad)

Katakata.id - Salah satu partisipasi masyarakat itu adalah dalam bentuk menyampaikan pengaduan kepada Ombudsman. Sejak 2012 hingga saat ini lebih 100 laporan masyarakat disampaikan ke Ombudsman RI Perwakilan Riau. Ada juga dalam tahun tertentu mencapai lebih 200 laporan masyarakat. Artinya dengan adanya pengaduan laporan inilah adanya partisipasi masyarakat mengawasi pelayanan publik.

Hal itu disampaikan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Riau, Ahmad Fitri saat diskusi publik "Partisipasi Masyarakat Dalam Pengawasan Pelayanan Publik" yang dihadiri Anggota Ombudsman RI, Hery Susanto di kantor Ombudsman Perwakilan Riau jalan Hangtuah, Selasa (14/6/2022).

Dalam partisipasi masyarakat lainnya, Ahmad menjelaskan kami juga sudah membentuk yang namanya sahabat Ombudsman. Sahabat Ombudsman ini keanggotaannya mulai dari rekan-rekan mahasiswa, Ormas, NGO dan media.

"Ini juga bagian partisipasi masyarakat dalam mengawasi pelayanan publik. Khusus kepada penyelenggara pelayanan publik tentu selama ini kami sudah lama membangun koordinasi dengan baik Kementerian Lembaga maupun Pemda seluruh Kabupaten/Kota di Riau. Intinya adalah pengawasan pelayanan publik bukan hanya dilakukan oleh Ombudsman tetapi dimulai dari tahap internal bahwa masing-masing Pemda melalui unit pengaduan yang ada juga punya kewajiban untuk mengawasi penyelenggara pelayanan publik," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Ahmad Fitri juga menyampaikan sejumlah agenda kunjugan kerja Anggota Ombudsman RI, Hery Susanto.

"Jadi Pak Hery Susanto mulai kunjugan hari ini sampai dengan Jum'at. Pertama, diskusi publik hari ini. Kedua, rapat internal Pak Hery Susanto dengan Ombudsman Perwakilan Riau. Besok kami ada kegiatan di Pondok Pesantren Al Munawarrah nanti juga dilaksanakan secara daring dan hybrid dan kami siapkan link zoomnya dan ada diskusi terkait kelistrikan. Kemudian Kamis, akan ada kegiatan kuliah umum di Universitas Riau dan penandatanganan MoU serta siangnya dilanjutkan dengan seminar terkait dengan sumber daya energi terbarukan atau Migas dilaksanakan di Hotel Mona Pekanbaru. Pada hari Jum'at pagi akan ada Mou Ombudsman dengan Universitas Lancang Kuning," jelas Ahmad.

Anggota Ombudsman RI, Hery Susanto mengatakan Ombudsman ini basisnya kan pengaduan masyarakat bukan pengadaan. Karena pengaduan, makin banyak aduan tentu saja itulah yang dialami oleh seluruh insan Ombudsman dari pusat sampai daerah.

"Pengaduan ini energi negatif, enggak ada energi positif. Mana ada pengaduan senang. Kalau namanya pengaduan enggak ada cerita senang ini, cerita susah. Dari kaya sampai yang miskin. Orang kaya pun mengadu ketika dia mengurus izin dia gak dilayani mengalami kerugian karena mengganggu usahanya. Bagaimana dengan yang miskin. Itulah hakikat pengaduan, gak ada yang positif semuanya negatif," katanya.

"Sahabat Ombudsman ini dari berbagai macamnya itu sebagai pengguna layanan publik. Penyelenggara pelayanan publik Pemerintah, Kementerian, Lembaga Negara, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, BUMN dan seterusnya ini berkewajiban menyelenggarakan pelayanan publik," ungkap Hery.

Dia menyarankan kepada masyarakat jangan hanya mengadu tetapi bagaimana bisa mengambil peran berkolaborasi juga dengan Pemerintah, Lembaga dan Ombudsman dan kita tidak bisa memisahkan diri satu sama lain.

"Ini saling berkaitan. Karena kalau dipisahkan ini terjadi banyak problem nanti seperti misinformasi, miskoordinasi dan serba mis," sambungnya.

"Ombudsman itu tidak hanya melakukan penerimaan, pemeriksaan dan penyelesaian laporan tetapi juga melakukan koordinasi, kerjasama dan membangun jaringan kerja serta bagaimana kita mendorong koordinasi dan kerjasama itu berkolaborasi dengan elemen masyarakat. Masyarakat tidak bisa memisahkan diri dari Ombudsman," ucap Hery.

"Pada prinsipnya Ombudsman, masyarakat dan penyelenggara pelayanan publik itu tidak bisa dipisahkan satu sama lain harus berkolaborasi," pungkasnya. (Rasid Ahmad)





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...