• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman Malut Cek Layanan Mudik Bandara Babullah Ternate
PERWAKILAN: MALUKU UTARA • Senin, 16/03/2026 •
 
Kepala Ombudsman Malut, Iriyani Abd. Kadir tinjau kesiapan Bandara Babullah Ternate hadapi mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah

RRI.CO.ID, Ternate - Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku Utara melakukan pemantauan arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026 di Bandar Udara Sultan Babullah, Jumat 13 Maret 2026. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pelayanan bagi penumpang selama periode mudik dan arus balik.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Maluku Utara, Iriyani Abd. Kadir, mengatakan pemantauan dilakukan guna melihat secara langsung kesiapan pihak bandara dalam memberikan layanan kepada masyarakat menjelang dan setelah Hari Raya Idul Fitri.

"Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan secara langsung persiapan dan kesiapan pihak bandara dalam pelayanan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2026," ujar Iriyani kepada rri.co.id, Minggu 15 Maret 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Iriyani bersama jajaran Ombudsman didampingi pengelola bandara meninjau sejumlah fasilitas pelayanan penumpang. Beberapa sarana yang diperiksa antara lain ruang tunggu, petugas layanan kesehatan, ruang laktasi atau menyusui, kursi penumpang, kursi prioritas bagi penyandang disabilitas, lansia dan ibu hamil, jalur evakuasi, serta posko mudik.

Dari hasil pemantauan, pihak otoritas bandara diketahui telah membentuk posko utama arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi di area bandara untuk mendukung pelayanan selama periode perjalanan mudik.

Meski demikian, Ombudsman Maluku Utara masih memberikan sejumlah catatan terkait sarana pendukung pelayanan. Salah satunya mengenai fasilitas kursi prioritas bagi penumpang berkebutuhan khusus yang dinilai perlu dilengkapi guna menjamin kenyamanan dan aksesibilitas yang setara bagi seluruh pengguna jasa bandara.

Berdasarkan informasi dari petugas bandara, pengadaan kursi prioritas tersebut telah diajukan kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui bagian perencanaan sejak awal 2025, namun hingga kini belum terealisasi.

Selain itu, Ombudsman juga memberikan rekomendasi perbaikan terkait standar pelayanan lainnya, seperti penanda jalur evakuasi dan informasi titik kumpul darurat. Fasilitas tersebut dinilai penting sebagai bagian dari sistem keselamatan operasional bandara.

Menurut Iriyani, keberadaan informasi jalur evakuasi yang jelas akan meningkatkan rasa aman bagi para pengguna jasa bandara, terutama dalam kondisi darurat.

Secara umum, Ombudsman menilai pihak pengelola Bandar Udara Sultan Babullah telah siap melayani arus mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 2026.

"Dari hasil pemantauan kami, pihak otoritas bandara sudah siap memberikan pelayanan kepada masyarakat selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini," kata Iriyani.





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...