Ombudsman: Harga sembako di Babel naik jelang Lebaran 2026

Ombudsman Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyebutkan harga kebutuhan pokok masyarakat mengalami kenaikan 16 hingga 40 persen dari harga eceran tertinggi (HET), karena permintaan masyarakat meningkat menjelang Lebaran 2026.
"Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada komoditas hortikultura, tetapi juga pada komoditas strategis lainnya," kata Plt Kepala Perwakilan Ombudsman Kepulauan Babel, Kgs Chris Fither di Pangkalpinang, Babel, Selasa.
Ia mengatakan, hasil pengawasan Ombudsman Babel di Pasar "Kite" Sungailiat, Pasar Modern Koba, CV Sumber Alam Lestari, Pasar Induk Pangkalpinang, Pasar Pagi Kampung Melayu Pangkalpinang, Perum Bulog, PT Semesta Mitra Sejahtera dan Pasar Lipat Kajang Manggar, harga sayur mayur dan pangan sudah mengalami kenaikan.
Harga beras premium di sejumlah pasar telah naik mencapai sekitar Rp18.000 per kilogram atau sekitar 16 persen di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Selain itu, minyak goreng Minyakita juga ditemukan dijual di atas HET, khususnya di Pasar Modern Koba dan Pasar Pagi Kampung Melayu Pangkalpinang dengan harga mencapai Rp18.000 per liter.
Di sisi lain, harga daging sapi menunjukkan tren kenaikan yang konsisten di berbagai pasar, seiring meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.
Ombudsman Babel mencatat Pasar Lipat Kajang Manggar sebagai wilayah dengan tekanan harga paling tinggi. Lebih dari 40 persen komoditas berada pada kategori merah dan sekitar 35 persen kategori kuning.
Harga cabai rawit merah di pasar tersebut mencapai Rp120.000 per kilogram atau lebih dari 100 persen di atas Harga Acuan Penjualan (HAP), serta naik sekitar 41 persen dibandingkan awal Maret yang berada pada kisaran Rp85.000 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada komoditas lain, seperti daging sapi yang mencapai Rp170.000 per kilogram, beras premium Rp18.000 per kilogram, dan telur ayam ras sekitar Rp2.200 per butir.
Kategori merah juga mulai muncul di pasar lain. Di Pasar Induk Pangkalpinang, Pasar "Kite" Sungailiat, dan Pasar Modern Koba, harga cabai rawit merah berada pada kisaran Rp70.000 hingga Rp110.000 per kilogram.
Di Pasar Modern Koba, harga daging ayam ras juga mengalami kenaikan mulai dua hingga 11 persen. Kenaikan harga tersebut, berdasarkan keterangan pedagang, dipengaruhi oleh tingginya permintaan serta kenaikan harga di tingkat distributor.
"Stok memang aman, tetapi harga sudah mulai bergerak naik secara signifikan. Bahkan di beberapa pasar telah masuk kategori merah. Hal ini tidak boleh dibiarkan karena berdampak langsung pada daya beli masyarakat," ujarnya.
Pewarta: Aprionis
Editor : Feny Aprianti








