Ombudsman Gorontalo Usul Waktu Pelaksanaan SPMB Lebih Panjang

RRI.CO.ID, Gorontalo - Ombudsman Gorontalo mengusulkan agar pemerintah dan satuan pendidikan memberikan waktu yang panjang bagi para calon siswa-siswi baru dapat mengikuti pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Langkah ini penting untuk mengantisipasi kendala sistem online yang berpotensi mengganggu proses pendaftaran, Jumat 1 Mei 2026.
Usulan tersebut disampaikan Kepala Ombudsman Gorontalo, Muslimin B. Putra, saat memberikan pengarahan pada kegiatan sosialisasi SPMB yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, di Aula Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Boalemo.
Muslimin menyebut, hambatan yang sering kali muncul sejak awal penerapan sistem online SPMB adalah keandalan sistem. Ketika diakses secara bersamaan oleh ribuan peserta dalam waktu yang sama, bida menyebabkan sistem mengalami gangguan atau down. Persoalan ini penting untuk diantisipasi dengan baik.
"Kami mengusulkan perluasan waktu pendaftaran SPMB online untuk mencegah sistem menjadi down karena perebutan akses sistem secara bersamaan oleh ribuan pendaftar. Dengan waktu pendaftaran yang panjang, peserta dan orang tuanya memiliki waktu yang cukup untuk mengakses sistem SPMB sehingga dapat menjaga sistem menjadi tidak down," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya aspek keamanan sistem dengan melibatkan Badan Siber dan Sandi Negara guna memastikan perlindungan data peserta. Ia turut mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pendidikan yang telah menerapkan sistem SPMB berbasis online secara penuh.
"Perbaikan sistem SPMB yang telah dilakukan pemerintah provinsi Gorontalo melalui Dinas Pendidikan patut diapresiasi yang telah menerapkan sistem online secara penuh. Hal ini dapat dimaknai dalam konteks perluasan akses peningkatan partisipasi sekolah dan transparansi dalam pengelolaan pendaftaran memasuki jenjang pendidikan pada Tingkat SMA-SMK," ujarnya.
Muslimin berharap perbaikan sistem SPMB dapat meningkatkan angka partisipasi sekolah di Gorontalo ke depan, sekaligus berdampak pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Gorontalo.
"IPM yang semakin tinggi menunjukkan pemerintah provinsi Gorontalo telah menunjukkan tekadnya memajukan kesejahteraan sosial masyarakat Gorontalo menuju cita-cita pembangunan manusia Indonesia seutuhnya" pungkas Muslimin.








