• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman DIY sosialisasikan pengawasan pelayanan publik ke klomtan
PERWAKILAN: D I YOGYAKARTA • Rabu, 04/02/2026 •
 

Yogyakarta (ANTARA) - Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (ORI DIY) melakukan sosialisasi pengawasan pelaksanaan publik kepada Kelompok Tani (Klomtan) Ngudi Makmur di Padukuhan Samiran, Kalurahan (setingkat desa) Parangtritis, Kapanewon (Kecamatan) Kretek, Kabupaten Bantul, Selasa.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI DIY Muflihul Hadi mengatakan kegiatan ini sebagai upaya peningkatan pemahaman masyarakat, khususnya kelompok tani, terhadap peran, tugas, dan kewenangan Ombudsman RI dalam pengawasan pelayanan publik.

"Kegiatan 'rembug' pelayanan publik bersama kelompok petani/nelayan selain pengenalan eksistensi Ombudsman juga bentuk kehadiran negara (lembaga pengawas pelayanan publik) untuk memastikan seluruh pelayanan pemerintah atau instansi penyelenggara pelayanan publik sampai kepada lapisan masyarakat yang paling bawah," katanya

Kelompok Tani Ngudi Makmur Samiran merupakan kelompok tani yang aktif melakukan inovasi. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah Lampu Lalu Lintas Cerdas berbasis sensor cuaca, yang berfungsi sebagai sistem peringatan otomatis terhadap kondisi cuaca, seperti hujan dan jarak pandang terbatas, pada jalur aktivitas pertanian dan akses masyarakat.

 Inovasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan keselamatan petani dan pengguna jalan, terutama saat cuaca buruk, serta mendukung kelancaran mobilitas hasil pertanian.

Berbagai inovasi yang dikembangkan menjadikan Kelompok Tani Ngudi Makmur Samiran kerap dijadikan rujukan bagi kelompok tani lain di wilayah sekitarnya.

Perwakilan petani Mujito mengatakan masih terdapat kendala dalam penyelenggaraan pelayanan publik di sektor pertanian, antara lain terkait ketersediaan dan distribusi pupuk.

Muflihul Hadi mengatakan Ombudsman RI DIY mendorong kelompok tani untuk memahami hak-haknya sebagai penerima layanan publik serta memanfaatkan mekanisme pengaduan Ombudsman RI apabila menemukan dugaan mal-administrasi.

"Antusiasme masyarakat begitu besar dalam acara tersebut, hal ini terlihat dari banyak masyarakat yang menyampaikan aduan. Salah satunya adalah aduan terkait dengan kios pupuk subsidi yang letaknya jauh dari masyarakat Parangtritis," katanya.

Ombudsman RI DIY berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan pertemuan kepada masyarakat guna memastikan penyelenggaraan pelayanan publik berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," katanya.

Kegiatan pertemuan turut dihadiri perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Bantul, perangkat Kalurahan Parangtritis, Ketua Koperasi Merah Putih Kalurahan Parangtritis, Gapoktan Paris Makmur, serta Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kapanewon Kretek. 





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...