• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman Babel Soroti Pesoalan Pupuk Subsidi dan Irigasi Petani
PERWAKILAN: KEPULAUAN BANGKA BELITUNG • Jum'at, 04/09/2026 •
 
Doc Sorotanbangka

BANGKA - Persoalan ketersediaan pupuk bersubsidi dan dukungan jaringan irigasi menjadi perhatian dalam pengawasan sektor pertanian di Kabupaten Bangka. Ombudsman Republik Indonesia turun langsung membahas berbagai kendala yang dihadapi petani, khususnya di wilayah Kecamatan Merawang.

Pengawasan tersebut dilakukan melalui Diskusi Permasalahan Pertanian yang digelar di Kantor Camat Merawang, Kabupaten Bangka, Kamis (3/9/2026). Pertemuan itu membahas distribusi pupuk bersubsidi serta kondisi jaringan irigasi yang berkaitan dengan aktivitas pertanian masyarakat di Desa Balunijuk dan Desa Kimak.

Pimpinan Ombudsman RI, Fikri Yasin, S.Ikom, M.Ikom, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Diskusi dipandu Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kgs. Chris Fither.

Pertemuan tersebut dibuka oleh Bupati Bangka Fery Insani dan dihadiri Direktur Keuangan PT Pupuk Indonesia Wono Budi Tyahono, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kepulauan Bangka Belitung Yogi Pandhu Satriyawan, S.T., M.T., Plt. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka Subhan, Camat Merawang Arie Pamungkas, S.STP., M.Si., Ketua Tim Penyuluh Pertanian Kabupaten Bangka Umairah serta perwakilan kelompok tani.

Bupati Bangka Fery Insani menilai penguatan sektor pertanian dan perkebunan menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan struktur ekonomi daerah yang selama ini banyak bergantung pada sektor pertambangan.

"Pertanian dan perkebunan menjadi salah satu subjek utama untuk dioptimalkan di tengah transisi Kabupaten Bangka dari sektor tambang menuju non-tambang. Besar harapan kami pupuk subsidi dapat dipastikan pelaksanaannya dari hulu ke hilir secara maksimal," ujar Fery Insani.

Dalam forum tersebut, Plt. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka Subhan memaparkan sejumlah langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah, termasuk verifikasi penyaluran pupuk bersama Aparat Penegak Hukum. Pemerintah daerah juga menyampaikan upaya pembangunan titik konservasi air untuk mendukung kebutuhan sektor pertanian.

Sementara itu, Ketua Tim Penyuluh Pertanian Kabupaten Bangka Umairah menyampaikan bahwa penyerapan pupuk di Kecamatan Merawang telah berjalan maksimal. Penyerapan tertinggi tercatat di Desa Kimak dan Desa Balunijuk.

Dari sisi penyedia pupuk, Direktur Keuangan PT Pupuk Indonesia Wono Budi Tjahyono menyebut realisasi penyerapan pupuk bersubsidi di Kabupaten Bangka telah mencapai 94 persen. Pihaknya juga menyatakan kesiapan untuk melakukan relokasi terhadap sisa alokasi pupuk sekaligus menyediakan layanan pengujian pH tanah.

Selain persoalan pupuk, aspek irigasi turut menjadi pembahasan. Kepala BWS Kepulauan Bangka Belitung Yogi Pandhu Satriyawan memastikan peningkatan jaringan irigasi di Desa Kimak akan direalisasikan pada tahap pertama tahun 2026 melalui skema Instruksi Presiden.

Pimpinan Ombudsman RI Fikri Yasin menegaskan pengawasan terhadap sektor pertanian perlu dilakukan agar berbagai program pemerintah benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat. Menurutnya, pupuk bersubsidi dan irigasi merupakan bagian penting dalam menunjang produktivitas petani.

"Ombudsman turut mendukung pengawasan pada sektor pertanian sebagai bagian dari mekanisme pelaksanaan program prioritas nasional di sektor pangan. Unsur dasar seperti pupuk subsidi dan irigasi harus terjamin didistribusikan dengan baik serta tepat guna, dan kami akan terus mengawal komitmen seluruh pihak terkait agar permasalahan di Kabupaten Bangka ini dapat diselesaikan secara tuntas," tegas Fikri Yasin.

Hasil diskusi tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan pemerintah daerah, penyedia pupuk, pengelola sumber daya air, penyuluh pertanian dan kelompok tani dalam mencari solusi atas persoalan yang masih dihadapi sektor pertanian Kabupaten Bangka.

Pengawasan Ombudsman diharapkan dapat memastikan berbagai komitmen yang telah disampaikan dalam forum tersebut tidak berhenti pada pembahasan, tetapi berlanjut pada langkah nyata yang dirasakan langsung oleh petani di Desa Kimak, Desa Balunijuk dan wilayah pertanian lainnya di Kabupaten Bangka.





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...