• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman Babel Soroti Kenaikan Harga Sembako Jelang Lebaran 2026, Capai 40 Persen
PERWAKILAN: KEPULAUAN BANGKA BELITUNG • Kamis, 19/03/2026 •
 
https://www.merdeka.com/amp/uang/ombudsman-babel-soroti-kenaikan-harga-sembako-jelang-lebaran-2026-capai-40-persen-551015-mvk.html

Pangkalpinang - Harga kebutuhan pokok masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengalami kenaikan signifikan menjelang perayaan Lebaran 2026. Kenaikan ini mencapai 16 hingga 40 persen di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) atau Harga Acuan Penjualan (HAP).

Ombudsman Perwakilan Kepulauan Babel menyoroti fenomena ini, yang disebabkan oleh peningkatan permintaan masyarakat. Plt Kepala Perwakilan Ombudsman Kepulauan Babel, Kgs Chris Fither, menyatakan bahwa kenaikan tidak hanya terjadi pada komoditas hortikultura.

Pengawasan intensif telah dilakukan di sejumlah pasar utama di Babel, termasuk Pasar "Kite" Sungailiat dan Pasar Induk Pangkalpinang. Hasilnya menunjukkan bahwa harga sayur mayur dan pangan strategis lainnya sudah mulai merangkak naik secara drastis.

Lonjakan Harga Komoditas Strategis di Berbagai Pasar

Kenaikan harga tidak hanya terbatas pada satu jenis barang, melainkan merata di berbagai komoditas strategis. Beras premium, misalnya, telah mencapai Rp18.000 per kilogram di beberapa pasar, melampaui HET sekitar 16 persen.

Minyak goreng Minyakita juga terpantau dijual di atas HET, khususnya di Pasar Modern Koba dan Pasar Pagi Kampung Melayu Pangkalpinang, dengan harga mencapai Rp18.000 per liter. Situasi ini menunjukkan adanya tekanan harga yang meluas di pasar.

Selain itu, harga daging sapi menunjukkan tren kenaikan yang konsisten di berbagai pasar seiring dengan meningkatnya permintaan menjelang Lebaran 2026. Fenomena ini menjadi perhatian serius bagi Ombudsman Babel.

Ombudsman Babel telah melakukan pemantauan di beberapa lokasi seperti Pasar "Kite" Sungailiat, Pasar Modern Koba, CV Sumber Alam Lestari, Pasar Induk Pangkalpinang, dan Perum Bulog. Pengawasan ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai dinamika harga di lapangan.

Pasar Lipat Kajang Manggar Alami Tekanan Harga Paling Tinggi

Pasar Lipat Kajang Manggar tercatat sebagai wilayah dengan tekanan harga paling tinggi di Kepulauan Babel. Lebih dari 40 persen komoditas di pasar tersebut masuk kategori merah, sementara sekitar 35 persen berada di kategori kuning.

Harga cabai rawit merah di Pasar Lipat Kajang Manggar mencapai Rp120.000 per kilogram, lebih dari 100 persen di atas HAP. Angka ini juga menunjukkan kenaikan sekitar 41 persen dibandingkan awal Maret, yang berada pada kisaran Rp85.000 per kilogram.

Kenaikan harga juga melanda komoditas lain di pasar ini, seperti daging sapi yang mencapai Rp170.000 per kilogram. Beras premium dijual seharga Rp18.000 per kilogram, dan telur ayam ras sekitar Rp2.200 per butir.

Kategori merah juga mulai muncul di pasar lain seperti Pasar Induk Pangkalpinang, Pasar "Kite" Sungailiat, dan Pasar Modern Koba, di mana harga cabai rawit merah berkisar antara Rp70.000 hingga Rp110.000 per kilogram.

Dampak Kenaikan Harga dan Upaya Pengawasan

Di Pasar Modern Koba, harga daging ayam ras juga mengalami kenaikan antara dua hingga 11 persen. Pedagang menjelaskan bahwa kenaikan ini dipengaruhi oleh tingginya permintaan serta kenaikan harga di tingkat distributor.

Meskipun stok kebutuhan pokok diklaim aman, pergerakan harga yang signifikan ini tidak boleh diabaikan. Kgs Chris Fither menekankan bahwa kondisi ini berdampak langsung pada daya beli masyarakat, terutama menjelang hari raya.

Ombudsman Babel terus memantau situasi ini dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi. Tujuannya adalah memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk menstabilkan harga. Hal ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan mencegah terjadinya gejolak ekonomi di tengah perayaan Lebaran 2026.





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...