• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman Babel Panggil Kepala Regional SPPG Usai Penolakan Sidak
PERWAKILAN: KEPULAUAN BANGKA BELITUNG • Rabu, 22/04/2026 •
 
https://rri.co.id/sungailiat/asta-cita/2350453/ombudsman-babel-panggil-kepala-regional-sppg-usai-penolakan-sidak

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memanggil Kepala Regional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) usai penolakan sidak tim Ombudsman.

Pemanggilan merupakan buntut penolakan Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan ke sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Bangka Barat pada Jumat dini hari (10/4/2026).

Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kepulauan Bangka Belitung, Kgs. Chris Fither, menegaskan kegiatan pengawasan Ombudsman, baik secara terbuka maupun tertutup merupakan amanat Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia.

"Sidak dini hari yang kami lakukan adalah upaya memastikan kondisi faktual pelayanan dapur SPPG sesuai standar operasional (SOP). Apalagi, belakangan ini sorotan masyarakat sangat masif terkait kondisi layanan dapur SPPG di Bangka Belitung," ujar Fither dalam laporan yang diterima RRI, Selasa, 21 April 2026.

Dalam forum klarifikasi tersebut, pihak SPPG menyampaikan permohonan maaf dan berdalih bahwa penolakan terjadi akibat miskomunikasi internal antara koordinator wilayah dan petugas lapangan. Ombudsman mencatat pembelaan tersebut, namun memberi peringatan keras bahwa kepatuhan terhadap mekanisme pengawasan Ombudsman adalah kewajiban yang tak bisa ditawar.

"Kami menyambut positif atas klarifikasi yang disampaikan Kepala Regional SPPG, namun mekanisme investigasi lanjutan atas dugaan penolakan sidak Ombudsman yang dilakukan oleh oknum pegawai SPPG di wilayah Bangka Barat tersebut akan tetap kami proses sesuai regulasi yang berlaku," kata Fither.

Sementara warga Bangka Barat Yuni menyambut positif, Ombudsman melakukan sidak di dapur SPPG.

"Agar dapat memastikan aktivitas maupun operasional dapur SPPG sesuai aturan," katanya.

Pihaknya berharap penyediaan makanan menu MBG di dapur SPPG berjalan dengan baik, dan mencegah terjadinya kejadian keracunan makanan dan lainnya seperti di beberapa daerah di Indonesia. (Rel)





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...