• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Mudik Lebaran 2026 Belum Membludak, Ombudsman Gorontalo Sudah Cek Duluan Bandara Djalaluddin
PERWAKILAN: GORONTALO • Sabtu, 14/03/2026 •
 
Ombudsman Gorontalo saat melakukan pengecekan di Bandara Djalaludin sebelum mulainya arus mudik lebaran 2026 (Berinti.id/Husnul Puhi)

Berinti.ID, Gorontalo - Menjelang musim mudik lebaran 2026, satu hal yang hampir selalu muncul adalah kekhawatiran soal pelayanan transportasi. Dari antrean panjang, fasilitas seadanya, sampai informasi yang kadang lebih membingungkan daripada membantu.

Supaya hal-hal seperti itu tidak kejadian lagi, Ombudsman Gorontalo memilih datang lebih awal ke bandara, Senin, 9 Maret 2026.

Kali ini yang menjadi tujuan adalah Bandara Djalaluddin Gorontalo, salah satu pintu utama bagi para pemudik yang ingin pulang kampung lewat jalur udara.

Kepala Ombudsman Gorontalo, Muslimin, menjelaskan bahwa pengecekan tersebut merupakan bagian dari pemantauan pelayanan mudik, baik di jalur darat, laut, maupun udara.

Kebetulan, untuk jadwal hari ini itu, giliran Bandara Djalaluddin yang disambangi.

"Tujuannya untuk memastikan fasilitas pelayanan bagi masyarakat, khususnya pemudik, benar - benar siap digunakan," Ujar Muslimin.

Dalam Pengecekan tersebut, Ombudsman tidak hanya melihat kondisi bandara secara umum. Mereka juga memeriksa beberapa aspek yang cukup krusial, mulai dari hasil pemeriksaan kelayakan pesawat atau ramp chek, hingga kesiapan fasilitas kesehatan bagi para penumpang.

Selain itu, perhatian juga diberikan pada akses bagi penyandang disabilitas.

Tim Ombudsman mengecek apakah ruang tunggu, fasilitas toilet, hingga akses lain di bandara sudah ramah bagi penumpang berkebutuhan Khusus.

Dari hasil pemantauan sementara, Ombudsman menilai petugas yang akan melayani pemudik di Bandara Djalaludin sudah disiapkan dengan cukup baik.

"Kami menilai Bandara Djalaludin ini sudah siap menerima pemudik. Karena petugas yang disiapkan sudah siap," jelas muslimin.

Bahkan, rencananya posko pelayanan mudik akan mulai dibuka pada jumat mendatang.

Meski begitu, Ombudsman tetap memberikan beberapa catatan. Salah satu yang disarankan adalah penyediaan call center khusus bagi para pemudik.

Menurut Muslimin, call center ini penting sebagai saluran komunikasi bagi masyarakat. Jika ada keluhan, saran, atau bahkan kritik terhadap pelayanan bandara, pemudik tidak perlu bingung harus mengadu ke mana.

Sebab dalam urusan mudik, yang sering dibutuhkan bukan hanya tiket dan pesawat yang terbang tepat waktu tetapi juga tempat bertanya ketika ada hal yang tidak berjalan sesuai rencana.





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...