Masyarakat Keluhkan Pemadaman Listrik Bergilir, Ombudsman Kalsel Minta Ini ke PLN
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Aduan masyarakat terkait pemadaman listrik bergilir yang terjadi di berbagai wilayah Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir sampai ke meja Ombudsman.
Sedikitnya, Ombudsman RI Perwakilan Kalsel menerima 10 aduan dalam kurun waktu empat hari terakhir.
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalsel, Hadi Rahman mengatakan, laporan tersebut berasal dari hampir seluruh kabupaten dan kota di provinsi ini.
"Laporannya beragam, ada yang mengaku mati listrik selama empat jam hingga delapan jam," katanya, usai rapat dengan Komisi III DPRD Kalsel dan PT PLN (Persero), Kamis (2/7/2026).
Menurut Hadi, keluhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pemadaman listrik. Ia menyebut ada juga laporan menyangkut kualitas pelayanan yang diberikan PLN.
Sebagai pengguna layanan yang membayar tagihan listrik setiap bulan, masyarakat mengharapkan pasokan listrik dapat dinikmati secara berkelanjutan.
"Masyarakat menginginkan layanan yang kontinyu. Ketika pelayanan tidak diberikan sesuai standar, tentu ada konsekuensi terhadap kualitas pelayanan publik yang harus menjadi perhatian penyelenggara," ujarnya.








