Bangka Barat meraih nilai pelayanan publik terbaik dari Ombudsman

Mentok, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat meraih rapor hijau dengan hasil penilaian terbaik untuk sektor pelayanan publik tahun 2022 dari Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Kami berharap prestasi bergengsi ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," kata Bupati Bangka Barat Sukirman di Mentok, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis.
Menurut Sukirman, penghargaan tertinggi dari Ombudsman tersebut tidak akan bisa didapatkan tanpa perjuangan keras jajaran OPD yang selama ini telah memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.
Dia pun berharap prestasi tersebut bisa dipertahankan dan ditingkatkan agar kehadiran pemerintah di berbagai bidang pelayanan bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Dengan kebersamaan, kita bisa kuat. Tingkatkan lagi dan penilaian ini menjadi barometer kita untuk terus memberikan pelayanan terbaik," jelasnya.
Ombudsman RI mempunyai kewenangan melakukan pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik, baik yang diselenggarakan oleh penyelenggara negara maupun pemerintahan.
Dari tugas dan fungsi tersebut, setiap tahun Ombudsman melakukan penilaian untuk memperbaiki peningkatan kualitas pelayanan publik serta mencegah malaadministrasi melalui implementasi komponen standar pelayanan pada tiap unit pelayanan publik.
Di 2022, Pemkab Bangka Barat mengalami hasil penilaian dalam hal pelayanan publik dibandingkan tahun 2021, yang nilai kepatuhannya sebesar 70,49 atau predikat zonasi kuning, menjadi 81,51 dengan predikat zona hijau kategori B dan opini kualitas tinggi.
Beberapa OPD yang menjadi lokus penilaian Ombudsman di Pemkab Bangka Barat ialah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP); Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans); Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil); Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa; Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga; Puskesmas Mentok; serta Puskesmas Kelapa.
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Wilayah Bangka Belitung Shulby Yozar Ariadh mengapresiasi kinerja Pemkab Bangka Barat yang selama ini sudah berupaya meningkatkan pelayanan publik.
"Kami lihat hasil pemetaan 2022 Bangka Barat mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ini patut mendapatkan apresiasi tinggi," kata Shulby.
Raihan penilaian kepatuhan Pemkab Bangka Barat mengalami kenaikan setiap tahunnya, yakni 64,13 di 2018; 68,36 di 2019; 70,49 di 2021; dan 81,51 di 2022.
Penghargaan yang diraih tahun ini menempatkan Bangka Barat pada posisi tinggi dalam kriteria pelayanan publik, yaitu peringkat 117 dari 415 kabupaten dan kota se-Indonesia.
Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Rustam Effendi








