• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Aduan Pasien Dibuka di Tempat: Sidak Ombudsman Bongkar Sejumlah Masalah Layanan RSUDZA
PERWAKILAN: ACEH • Rabu, 06/05/2026 •
 
Kepala Perwakilan Ombudsman Aceh, Dian Rubianty (kanan), ketika sidak di RSUZA Banda Aceh. | Foto: Dok.

KBA.ONE, BANDA ACEH - Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pelayanan kesehatan di RSUD dr. Zainoel Abidin, Kamis 30 April 2026.

Langkah ini dilakukan menyusul berbagai keluhan masyarakat yang masuk melalui kanal pengaduan Ombudsman.

Sidak tersebut dipimpin langsung Kepala Perwakilan Ombudsman Aceh, Dian Rubianty, bersama jajaran tim pemeriksaan laporan, pencegahan, serta petugas Penerimaan dan Verifikasi Laporan (PVL).

Tim menelusuri sejumlah titik krusial layanan, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang rawat inap, poliklinik, hingga layanan farmasi, termasuk sistem antrean dan alur pelayanan pasien.

Dari hasil pemantauan, Ombudsman menemukan sejumlah persoalan yang perlu segera dibenahi. Salah satu sorotan utama berada pada layanan farmasi. Selain itu, kondisi sarana dan prasarana dinilai belum optimal, seperti lift yang tidak berfungsi sehingga menyulitkan mobilitas pasien ke lantai atas, pendingin ruangan (AC) yang kurang maksimal, serta kebocoran di beberapa ruang perawatan.

Dian Rubianty menegaskan, temuan tersebut harus segera ditindaklanjuti oleh manajemen rumah sakit agar tidak berdampak pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Kami mendorong perbaikan pada aspek layanan, akses, serta sarana pendukung yang masih belum sesuai standar, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal," ujarnya.

Tak hanya melakukan pengawasan, Ombudsman Aceh juga membuka layanan PVL secara langsung di lingkungan rumah sakit. Melalui mekanisme "jemput bola" ini, pasien dan keluarga pasien dapat menyampaikan keluhan atau laporan secara langsung di lokasi.

Ombudsman menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan. Seluruh penyelenggara layanan diimbau untuk responsif dalam menindaklanjuti setiap temuan demi menjaga kepercayaan masyarakat.

"RSUDZA merupakan rumah sakit rujukan tertinggi di Aceh. Diperlukan kerja sama semua pihak agar pelayanan terbaik benar-benar dirasakan masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tutup Dian. []





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...