• - +

Kabar Perwakilan

Warga KTT Diimbau Tak Takut Melapor ke Ombudsman
PERWAKILAN: KALIMANTAN UTARA • Jum'at, 11/09/2020 •
 
Suasana sosialisasi Ombudsman Kaltara di KTT, Selasa (8/9). (foto by Malik)

SHARE

TANA TIDUNG, Koran Kaltara - Sebagai lembaga negara yang berperan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik, Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Utara tak henti melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat di Kalimantan Utara.

Selasa (8/9/2020) malam, Ombudsman menggelar dua kegiatan yang bertajuk PVL on the spot atau penerimaan laporan dan sosialisasi di Kabupaten Tana Tidung.

Kedua kegiatan dihelat di dua titik terpisah. PVL on the spot dilaksanakan di Disdukcapil, dan malamnya sosialisasi berjudul, 'Ngopi dan Ngobrol sama si Om' dilaksanakan di salah satu kafe yang ada di Tana Tidung.

"Kegiatan ini menjadi rutin dilakukan Ombudsman Kaltara tiap tahun. KTT kami pilih agar sebaran informasi seputar Ombudsman merata karena daerah lain sudah pernah dilakukan dengan konten kegiatan yang sama," ujar Kepala Keasistenan bidang Pencegahan Maladministrasi Ombudsman RI Perwakilan Kaltara, Bakuh Dwi Tanjung dihubungi Kamis (10/9/2020).

Respons dan antusias warga Tana Tidung terutama kaum mudanya sangat tinggi untuk lebih tahu tentang Ombudsman dan fungsinya.

Ini terlihat ketika acara digelar ratusan pemuda-pemudi tumpah ruah di area acara. "Saya juga kaget ternyata sambutannya luar biasa," tutur Bakuh.

Bakuh mengatakan, konsep sosialisasi kali ini sengaja dibuat santai, bahkan sambil menikmati hidangan kopi dan kue. "Mungkin dengan cara ini warga KTT bisa lebih memahami Ombudsman dan nggak tegang-tegang bangetlah," ucapnya.

Cara ini efektif. Ketika Bakuh, yang juga sebagai pemateri melemparkan sesi tanya-jawab, peserta yang mengacungkan jari bertanya tak henti-henti.

"Umumnya mereka bertanya tentang tugas, fungsi, dan cara melapor ke Ombudsman. Selain saya jelaskan dengan simple dan substansi, kami juga menyiapkan materi dalam bentuk softfile yang di-barcode di smartphone peserta," jelas Bakuh.

Inti dari sosialisasi yang dikemas santai adalah tentang tata cara melapor ke Ombudsman. Sebab nilai Bakuh, banyak warga Kaltara yang masih belum mengerti apa saja kelengkapan berkas yang harus dimiliki pelapor.

"Di Ombudsman mengenal syarat dokumen yang wajib dibawa yakni syarat formil dan materil dan kami membuka semua akses kanal media sosial bagi warga yang ingin melapor atau diskusi. Bisa langsung datang langsung ke kantor Ombudsman atau melalui Facebook, email atau WhatsApp. Intinya, jangan takut melapor," imbau Bakuh.

Pada kegiatan PVL on the spot, ada beberapa warga yang juga mengunjungi posko pengaduan untuk sekadar konsultasi dan bercerita tentang seputar pelayanan publik yang mereka alami.

"Ada beberapa case yang bukan ranah kami untuk menindaklanjutinya namun kami membantu mengarahkan, dan ada yang juga sekadar bercerita dan konsultasi," ujar Kepala Keasistenan bidang PVL Ombudsman Kaltara, Dita Mellyanika. (*)

Reporter: Sahida

Editor: Didik





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...