• - +

Kabar Perwakilan

Turun ke Lokasi, Ombudsman Awasi Perbaikan Jembatan Rusak di Pidie
PERWAKILAN: ACEH • Selasa, 08/10/2019 •
 
Kepala Ombusman RI Perwakilan Aceh, Taqwaddin (kanan) bersama Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud (kedua kanan) memastikan perbaikan jembatan, Selasa (8/10). Dok. Ombudsman

SHARE

Tim investigasi Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Aceh meninjau ke lokasi jembatan gantung kayu rusak di Gampong Keutapang Aree, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, Aceh, Selasa (8/10) sore. Peninjauan itu guna memastikan perbaikan jembatan yang telah rusak sejak 2015 itu sudah dimulai.

Pada kunjungan itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Taqwaddin tampak didampingi oleh Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud.

Taqwaddin mengatakan jembatan tersebut sudah mulai memasuki tahap perbaikan, dia turut menyaksikan lantai jembatan yang telah dibongkar oleh pekerja. "Jembatan gantung tersebut, walaupun ukurannya kecil sangat dibutuhkan oleh para pelajar, baik yang bersekolah di desa seberang ataupun yang bersekolah di ibukota kabupaten," kata Taqwaddin kepada acehkini, Selasa (8/10).

Taqwaddin menambahkan, Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud berjanji akan menyelesaikan perbaikan jembatan tersebut dalam waktu 30 hari ke depan.

Menurut Taqwaddin, perbaikan jembatan tersebut telah beberapa tahun belakangan diusulkan anggarannya, tetapi selalu terlewatkan dalam pembahasan. "Ini pun dikerjakan dengan pagu di bawah Rp 200 juta atas saran Ombudsman," tuturnya.

Ombudsman, kata dia, akan bergerak cepat merespons pelayanan publik yang berisiko membahayakan nyawa manusia, dengan melakukan RCO (Reaksi Cepat Ombudsman). Menurutnya, jika terdapat fasilitas publik yang dapat membahayakan nyawa manusia, maka harus segera ditangani. "Tidak boleh dijadikan alasan belum ditangani karena tidak ada anggaran," ujarnya.

Jembatan gantung kayu sepanjang 40 meter dengan kondisi rusak parah di Gampong Keutapang Aree, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, Aceh, mulai diperbaiki sejak Senin (7/10). Perbaikan tahap pertama dengan membongkar kayu lapuk yang selama ini menjadi lantai jembatan.

Kondisi Jembatan tersebut sebelumnya ramai diberitakan media, awal September 2019. Ketika itu kondisi jembatan rusak parah dengan kayu lapuk, masih digunakan oleh siswa-siswa untuk menyeberang sungai saat pergi ke sekolah.

Berselang sehari sejak diberitakan, Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud mengunjungi ke lokasi jembatan itu. Di sana, ia sempat menaiki jembatan. Fadhlullah menyebut kondisi jembatan memang sangat memprihatinkan. Ia pun kala itu mengaku akan segera memperbaikinya. []


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...