• - +

Kabar Perwakilan

Tunai Lebih Bagus
PERWAKILAN: JAMBI • Selasa, 30/06/2020 •
 
Jafar Ahmad/Jambi Independent

SHARE

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID, JAMBI - Saat ini Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi masih mengkaji bantuan, yang terdiri dari sembako dan uang tunai. Rencananya, bantuan ini akan diganti dengan uang tunai pada penyaluran tahap kedua.

Rencana ini didukung Ombudsman RI Provinsi Jambi. Kepala Ombudsman RI Provinsi Jambi, Jafar Ahmad mengatakan, bantuan berupa sembako seharga Rp 350 ribu, dan uang tunai sebesar Rp 250 ribu tersebut lebih baik disalurkan dengan bentuk uang semua. Justru ini lebih mudah dilacak.

"Karena kalau diserahkan dalam bentuk barang, sangat rentan terjadi penyelewengan, sehingga jika bantuan tersebut diserahkan dalam bentuk uang lebih bagus," kata dia, Minggu (28/6).

Jafar menyebutkan, memang saat ini belum ditemukan kejadian atau peristiwa kecurangan dalam memberikan bantuan. Namun, rentan terjadinya penyelewengan sangat besar. Salah satunya, dengan pembelian beras yang dilakukan oleh pembeli dengan harga yang dibawah standar.

"Harga beras perkilonya kan berbeda-beda, ada harganya sepuluh ribu dan ada yang dua puluh ribu perkilonya, sehingga ini bisa saja terjadi," tambahnya.

Kemudian, jika bantuan covid senilai Rp 102 miliar tersebut disalurkan ke masyarakat dalam bentuk tunai, maka harus disalurkan melalui rekening penerima langsung atau menggunakan kantor pos. Pasalnya, jika tak melalui rekening bisa saja masyarakat yang menerima bantuan tersebut tak secara utuh.

Biasanya, ada salah satu yang memanfaatkan hal tersebut dengan mengatasnamakan uang kebersihan atau seperti pemotongan admistrasi dalam penyalurannya. Ini juga sangat diwanti-wanti. "Sebisa mungkin lewat rekening, atau masyarakata yang mengambil langsung ke kantore pos dengan penyesuaian data yang sudah di peroleh," sebutnya.

Sebelumnya juga, untuk saat ini bantuan covid-19 tahap pertama belum disalurkan secara keseluruhan. Hal tersebut disebabkan lambatnya pencetakan wesel oleh PT Pos yang dalam satu harinya hanya mampu mencetak 1.200 wesel. Selain itu, koordinasi antar daerah dengan Provinsi Jambi juga belum terdata dengan baik. (slt)


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...