• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Tinjau Implementasi Standar Pelayanan, Ombudsman Babel Kunjungi Lapas Perempuan Pangkalpinang
PERWAKILAN: KEPULAUAN BANGKA BELITUNG • Rabu, 27/05/2026 •
 

PANGKALPINANG - Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Pangkalpinang, pada Selasa (26/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka penguatan implementasi standar pelayanan publik, peninjauan sarana dan prasarana layanan, serta melihat berbagai inovasi pelayanan yang dikembangkan oleh pihak lapas. Kedatangan Tim Ombudsman Babel disambut langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas III Pangkalpinang, Rina Setiari, bersama jajaran.

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus mendorong optimalisasi kualitas pelayanan publik secara preventif guna meminimalisir potensi maladministrasi maupun keluhan masyarakat.

Selama kunjungan berlangsung, Tim Ombudsman Babel melakukan peninjauan terhadap sejumlah aspek pelayanan, mulai dari pemenuhan komponen standar pelayanan publik, mekanisme dan SOP pengelolaan pengaduan, hingga kondisi sarana dan prasarana penunjang layanan di lingkungan lapas.

Selain itu, Ombudsman Babel juga melihat berbagai inovasi pelayanan yang telah dikembangkan oleh pihak lapas sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan publik.

Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kgs Chris Fither, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari fungsi Ombudsman dalam mendorong perbaikan pelayanan publik secara preventif, tidak semata-mata berfokus pada penanganan laporan masyarakat.

"Pengawasan pelayanan publik tidak hanya dilakukan ketika sudah muncul laporan atau keluhan masyarakat. Pendampingan seperti ini penting dilakukan sebagai langkah mitigasi agar penyelenggaraan layanan dapat berjalan lebih optimal, sesuai standar pelayanan publik, serta meminimalisir potensi maladministrasi," jelas Fither.

Ia menambahkan, kualitas pelayanan publik yang baik harus didukung oleh kejelasan standar layanan, kesiapan sarana dan prasarana, serta kapasitas sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan.

"Kami berharap catatan dan masukan yang disampaikan nantinya dapat menjadi bahan penguatan bagi Lapas Perempuan Pangkalpinang untuk terus meningkatkan kualitas layanan yang responsif, ramah, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat," ujar Fither.

Sementara itu Kepala Lapas Perempuan Kelas III Pangkalpinang, Rina Setiari, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pendampingan yang dilakukan Ombudsman Babel. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan bagi pihak lapas dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat maupun warga binaan.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan pendampingan yang dilakukan Ombudsman Babel. Melalui kegiatan ini tentu menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus memperbaiki dan mengoptimalkan pelayanan agar semakin sesuai dengan standar pelayanan publik dan kebutuhan masyarakat," ujar Rina.






Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...