• - +

Kabar Perwakilan

Temuan Ombudsman Terkait Penyaluran Bansos di Jabar: Kendala Sudah Terjadi Sejak Hulu
PERWAKILAN: JAWA BARAT • Jum'at, 19/06/2020 •
 
Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum menyalurkan bantuan sosial (bansos) provinsi untuk warga Kota Banjar terdampak COVID-19 di Kantor Pos Kota Banjar, Rabu (29/4/2020). Dok Pemprov Jabar.

SHARE

PRFMNEWS - Lembaga Negara Pengawas Pelayanan Publik Ombudsman RI menemukan kendala pada penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap I di wilayah Jawa Barat (Jabar) sudah terjadi sejak hulu.

Seperti dinyatakan Kepala Keasistenan Bidang Pencegahan Ombudsman Jabar, Fitri Agustine, kendala penyaluran bansos tahap I di Jabar sudah nampak sejak terjadinya data ganda serta terhambatnya pengadaan barang-barang yang nantinya dilebur ke dalam paket-paket bantuan sembako.

Dengan demikian, kata Fitri, kesalahan tidak hanya dilakukan oleh pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, tetapi juga dilakukan sejumlah instansi yang terlibat dalam penyaluran bansos.

Sejumlah instansi tersebut yakni Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Badan Urusan Logistik (Bulog) dan PT Pos Indonesia.

"Kami menemukan kendala pada bansos tahap I bahwa ini bukan hanya dari pihak Pemprov Jabar saja. Ada beberapa instansi lain, yakni Dinsos, Disperindag, Bulog dan juga PT Pos Indonesia," katanya saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Jumat (19/6/2020).

Fitri melanjutkan, data ganda Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KTRS) serta terhambatnya pengadaan bahan-bahan sembako menjadi faktor utama distribusi yang dilakukan Bulog ke PT Pos Indonesia, atau di bagian hilir, menjadi terkendala.

"Misalnya PT Pos Indonesia bilang bahwa mereka siap menyalurkan 1.000 paket sembako besok, tapi dari Bulog hanya datang membawa 500 paket sembako, nah ini sudah menjadi hambatan penyaluran bansos," jelasnya.

Untuk itu, Fitri berharap koordinasi antar instansi bisa berjalan baik pada penyaluran bansos tahap II di wilayah Jabar agar bisa meringankan beban warga terdampak pandemi virus corona (Covid-19).

"Untuk penyaluran bansos tahap II, pastikan koordinasi antara seluruh instansi dan kesiapan semua barang untuk dimasukan ke paket sembako harus dipastikan sebelum distribusi dan penyaluran dilakukan," tandasnya.





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...