• - +

Kabar Perwakilan

Pertanahan dan Disdukcapil Terbanyak Dilaporkan ke Ombudsman Kepri
PERWAKILAN: KEPULAUAN RIAU • Minggu, 29/11/2020 •
 
Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari.

bagitau.id- Sepanjang 2020 hingga November ini, laporan terkait mal adminstrasi di Ombudsman Kepri mengalami peningkatan. Hingga November ini, Ombudsman Kepri telah menerima 300 laporan.

Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari mengatakan diperkirakan hingga Desember mendatang, angka tersebut akan bertambah hingga 355 kasus.

Jumlah ini menurut Lagat memang meningkat dibandingkan dua tahun terakhir. Pada 2018 lalu, Ombudsman Kepri hanya menerima 145 laporan kasus. Sedangkan pada 2019 menerima 155 kasus.

"Peningkatan jumlah kasus ini didominasi oleh laporan kasus pertanahan," kata Lagat, Minggu (29/11/2020).

Dari laporan yang diterima, masih banyak lahan yang tumpang tindih. Penyebabnya bisa karena pengalokasian lahan (PL) yang belum keluar atau karena hal lainnya.

"Karen kebijakan BP (badan Pengusahaan) Batam pada masa itu suka berubah-ubah lantaran pergantian kepala BP, " kata Lagat.

Setelah pertanahan, pelayanan kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Batam menempati urutan kedua. Adapun laporan kasus tersebut sebanyak 38 laporan. 

"Terkait lambatnya pengurusan akte, untuk dokumen kependudukan dan lain-lain," ujarnya.





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...