• - +

Kabar Perwakilan

Pelayanan Publik Pemkot Tomohon Rendah?
PERWAKILAN: SULAWESI UTARA • Rabu, 16/01/2019 •
 
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulut saat mengunjungi Pemkot Tomohon.(ist)

SHARE

SULUTIMES, Tomohon - Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut), menyerahkan hasil penilaian kepatuhan standar pelayanan publik, sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, pada Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon, yang diterima Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak, didampingi Sekretaris Kota tomohon Ir H V Lolowang MSc, di Ruang Kerja Walikota Tomohon, Selasa (15/1/2019).

 

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulut Helda Tirajoh SH dalam kesempatan tersebut mengatakan, penilaian kepatuhan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun, sejak tahun 2015. Hasil penilaian menunjukan masih rendahnya kepatuhan pemerintah pusat dan pemerintah daerah terhadap implementasi standar pelayanan publik dalam berbagai bentuk khususnya mengenai ketidakpastian hukum perijinan investasi.

 

"Kondisi tersebut dapat berdampak pada pelayanan publik yang buruk, potensi mengakibatkan perilaku koruptif dan menurunnya kewibawaan pemerintah. Berdasarkan hasil penilaian kepatuhan standar pelayanan publik yang dilakukan terhadap produk pelayanan administrasi di Pemkot Tomohon, dari 55 produk layanan administrasi diperoleh nilai 67,17," jelasnya.

 

Walikota sangat bersyukur dan mengapresiasi kepada Ombudsman RI Perwakilan Sulut, yang telah menyampaikan serta menyerahkan hasil penilaian kepada Pemkot Tomohon.

 

"Dengan hasil yang diberikan ini, akan menjadi acuan kepada kami selaku pemerintah untuk kedepannya akan lebih mengoptimalkan pelayanan-pelayanan kepada msyarakat agar menjadi maksimal. Hal ini merupakan komitmen kita semua baik saya selaku Walikota dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Tomohon untuk mengoreksi semua hal-hal yang kurang, agar nanti akan menjadi lebih baik," ujar Eman.

 

Penilaian Ombudsman ini juga lanjut Eman, menjadi salah satu dasar penilaian kinerja tiap Kepala Perangkat Daerah juga eselon III dan IV dari sisi Baperjakat untuk memberikan reward dan punishment. "Karena dalam 1, 2 minggu kedepan akan ada rolling besar-besaran," kunci Eman.

 


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...