• - +

Kabar Perwakilan

Pasien Harus Beli Obat di Luar, Ombudsman Sebut Kondisi RSUD Kerinci Memprihatinkan
PERWAKILAN: JAMBI • Jum'at, 30/08/2019 •
 
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi Jafar Ahmad saat memberikan keterangan pers terkait kondisi RSUD MHA Thalib Kerinci / metrojambi.com

SHARE

KERINCI - Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi menyebut Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) MHA Thalib Kerinci kondisinya memprihatinkan. Penilaian ini disampaikan setelah Ombudsman turun ke Kerinci untuk berkoordinasi dengan pihak RSUD MHA Thalib, terkait berbagai persoalan yang mengemuka beberapa waktu belakangan ini.

"Kita menerima informasi dari masyarakat, lalu kita turun ke RSUD MHA Thalib Kerinci untuk mengklarifikasi permasalahan tersebut. Rumah sakit saat ini dalam kondisi memprihatinkan," ungkap Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi Jafar Ahmad kepada wartawan, Kamis (29/8/2019).

Dijelaskannya, berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak RSUD MHA THalib, saat ini ketersediaan obat hanya 30 persen. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan, dan mengakibatkan para pasien harus beli obat di luar. Bahkan berujung pada perujukan pasien.

"70 persen obat harus dibeli di luar. Ini sangat tidak baik. Bahkan dari bulan April hingga Agustus ini banyak pasien yang dirujuk berobat keluar daerah," ujarnya.

Ditambahkan Jafar, kondisi ini diketahui berdasarkan penjelasan pihak RSUD MHA Thalib Kerinci. Selain itu, juga tidak terlepas dari berhentinya BPJS membayar klaim, terakhir klaim BPJS sudah mencapai Rp 7 miliar

"Hingga saat ini tidak ada solusi. Atas dasar ini Ombudsman akan memanggil Dinas Kesehatan, Dirut RSUD, pemerintah daerah, DPRD, dan BPJS Bungo, untuk mengatasi permasalahan ini," kata Jafar.

Jafar juga mengatakan jika kondisi darurat ini harus jadi perhatian Pemkab dan DPRD Kerinci, untuk mengantisipasi permasalahan anggaran pengobatan. "Pemkab Kerinci maupun Pemkot Sungai Penuh harus turun tangan, paling tidak memberikan dana Rp 5 milar pinjaman tanpa bunga," jelasnya.

Jafar juga mengimbau kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk ikut andil mengatasi permasalahan ini, karena yang berobat di RSUD MHA Thalib Kerinci bukan hanya warga Kerinci, tetapi juga warga Sungai Penuh.

"Kita juga sudah memberi catatan kepada Dirut RSUD untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait dengan permasalahan ini, biar masyarakat tau apa permasalahan yang sebenarnya terjadi," pungkasnya.

 

Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal    


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...