• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman Sultra Pantau Arus Mudik Lebaran 2026 di Bandar Udara Haluoleo dan Terminal Tipe B Baruga
PERWAKILAN: SULAWESI TENGGARA • Sabtu, 14/03/2026 •
 
Bandar Udara Haluoleo dan Terminal Tipe B Baruga (By Thanil)

Kendari - Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026, Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan pemantauan pelayanan publik di Bandar Udara Haluoleo dan Terminal Tipe B Baruga, pada Kamis (12/03/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan Ombudsman RI terhadap penyelenggaraan pelayanan publik guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Berdasarkan hasil pemantauan, arus mudik diperkirakan mulai mengalami peningkatan pada 18 hingga 19 Maret 2026 (H-3) sebelum Hari Raya Idul Fitri. Sementara itu, arus balik diprediksi terjadi sekitar 29 Maret 2026 (H+7) setelah hari raya. Secara umum, jumlah penumpang diperkirakan mengalami peningkatan sekitar 10 persen dibandingkan hari biasa.

Pemantauan difokuskan pada beberapa titik yang menjadi simpul utama aktivitas penumpang, terutama area keberangkatan (drop zone) dan area kedatangan. Kedua area ini merupakan lokasi dengan intensitas aktivitas tertinggi karena menjadi tempat pertemuan antara penumpang, pengantar, maupun penjemput.

Selain itu, peningkatan jumlah penumpang juga dipengaruhi oleh karakteristik masyarakat di wilayah Sulawesi yang cenderung menjemput penumpang saat mendekati waktu kedatangan dan keberangkatan. Pola ini berbeda dengan yang umum terjadi di Pulau Jawa sehingga berpotensi meningkatkan jumlah kendaraan penjemput di area bandara dan menimbulkan kepadatan pada titik-titik tertentu.

Dari sisi pelayanan, Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Tenggara juga mencatat ketersediaan sarana dan prasarana pendukung bagi masyarakat, termasuk fasilitas bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan seperti akses khusus serta kemudahan mobilitas di area layanan. Selain itu, tersedia posko pelayanan kesehatan yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas medis seperti obat-obatan, tensimeter, ambulans, tempat tidur pemeriksaan, serta stetoskop untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi penumpang yang membutuhkan selama periode mudik.

Melalui pemantauan ini, Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Tenggara mendorong penyelenggara pelayanan publik dan para pemangku kepentingan terkait untuk terus meningkatkan kesiapan layanan serta memperkuat koordinasi antar instansi. Langkah ini diharapkan dapat memastikan arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah berjalan aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat.







Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...