• - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman Sultra: Imigrasi Harus Menunda Rencana 500 WNA Tiongkok Masuk Sultra
PERWAKILAN: SULAWESI TENGGARA • Selasa, 28/04/2020 •
 
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Tenggara, Mastri Susilo

SHARE

Kendari, Sorotsultra.com - Di tengah ketidakpastian akan berakhirnya pandemi Covid-19, Pemerintah malah berencana mendatangkan 500 Warga Negara Asing (WNA) asal tiongkok ke bumi Anoa.

Rencana itu pun sontak mendapat kritik pedas dari kepala perwakilan Ombudsman RI daerah Sulawesi Tenggara (Sultra), Mastri Susilo, S.Pd.

Mastri mengatakan langkah yang diambil Pemerintah perlu dipertimbangkan, sebab bisa memberi dampak negatif dan dapat menimbulkan gejolak di masyarakat sehingga membuat kondisi daerah menjadi tidak kondusif.

"Suasana daerah kita saat ini masih dalam kondisi labil. Rencana kedatangan 500 WNA asal tiongkok ini tidak tepat dan itu akan melukai hati masyarakat Sultra, di saat sedang menghadapi pandemi Covid 19," tegasnya saat dihubungi lewat sambungan WhatsApp. Selasa. 28/4/2020.

Lebih lanjut, Masri meminta kepada Pemerintah pusat dalam hal ini Imigrasi agar melakukan penundaan atas kedatangan 500 WNA asal tiongkok tersebut. Jika dipaksakan akan membuat kegaduhan di masyarakat dan membuat suasana tidak kondusif.

"Harusnya saat ini pemerintah pusat dan daerah lebih mengutamakan untuk penyelesaian masalah kesehatan (pandemi Covid-19), daripada soal investasi," ungkapnya.

"Ombudsman Sultra meminta Pemda mengambil sikap tegas untuk menolak kedatangan 500 WNA di Sultra. Kami akan mendukung langkah ini," tandasnya. (RED)





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...