• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman Sulsel Tinjau PLTA Bakaru, Soroti Keandalan Pasokan hingga Antisipasi Penurunan Debit Air
PERWAKILAN: SULAWESI SELATAN • Kamis, 17/09/2026 •
 
Kepala Ombudsman RI Sulawesi Selatan, Ismu Iskandar, berkunjung ke PLTA Bakaru , Pinrang (Foto : ORI Sulsel)

PINRANG - Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sulawesi Selatan Ismu Iskandar, melakukan kunjungan ke PLTA Bakaru sebagai bagian dari rangkaian pengawasan layanan publik Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Selatan di Kabupaten Pinrang, Selasa (16/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sejalan dengan tugas Ombudsman RI dalam melakukan pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik, khususnya untuk memastikan dukungan penyediaan dan keandalan pasokan listrik kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Dalam kunjungan tersebut, Ismu Iskandar menyampaikan sejumlah hal yang menjadi perhatian Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Selatan terkait operasional PLTA Bakaru.

"Ada beberapa hal yang ingin kami lihat, terutama bagaimana dukungan PLTA Bakaru terhadap ketersediaan listrik di Sulawesi Selatan. Selain itu, kami ingin mengetahui bagaimana proses maintenance dilakukan agar dapat diatur sedemikian rupa sehingga tidak berdampak signifikan terhadap pelayanan listrik kepada masyarakat, serta bagaimana langkah antisipasi ketika terjadi penurunan debit air," ujar Ismu.

Menurutnya, keandalan pembangkit menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungan pelayanan listrik kepada masyarakat. Karena itu, proses pemeliharaan pembangkit perlu direncanakan dan dikelola dengan baik agar potensi gangguan terhadap pelayanan dapat diminimalkan.

Selain aspek pemeliharaan, Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Selatan juga menaruh perhatian pada langkah mitigasi yang dilakukan PLTA Bakaru dalam menghadapi kemungkinan penurunan debit air, mengingat ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam operasional pembangkit listrik tenaga air.

Menanggapi hal tersebut, pihak PLTA Bakaru menjelaskan bahwa kondisi ketersediaan air menjadi salah satu faktor utama yang terus dipantau dalam menjaga operasional dan keandalan pembangkit.

Pemantauan dilakukan terhadap kondisi cuaca, curah hujan, serta debit air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Mamasa sebagai bagian dari upaya memastikan operasional pembangkit tetap berjalan secara optimal.

Berdasarkan proyeksi cuaca yang dipaparkan, wilayah DAS Mamasa diperkirakan mengalami periode musim kemarau pada pertengahan tahun, dengan curah hujan relatif rendah pada Agustus hingga September. Curah hujan kemudian diperkirakan meningkat secara bertahap memasuki Oktober dan November.

Sebagai bagian dari upaya mitigasi terhadap penurunan debit air, pihak PLTA Bakaru juga menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, salah satunya melalui rencana penerapan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah DAS Mamasa.

Pelaksanaan OMC tersebut tetap mempertimbangkan kondisi klimatologis agar dapat memberikan hasil yang efektif. Berdasarkan kajian yang dipaparkan, periode transisi dari musim kemarau menuju musim hujan, sekitar Oktober hingga November, dinilai lebih ideal untuk pelaksanaan OMC dibandingkan pada saat puncak musim kemarau.

Selain kesiapan teknis, pelaksanaan OMC juga memerlukan koordinasi dan sosialisasi dengan pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan terkait. Persiapan teknis, termasuk pengujian penggunaan UAV atau drone serta bahan semai, turut menjadi bagian yang diperhatikan sebelum pelaksanaan dilakukan.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Selatan diterima langsung oleh Emilius Wahyu Nugroho selaku Manajer PLN NP UP Bakaru, Dadan selaku Manajer PLN UP3 Pinrang, serta Bahtiar selaku Manajer PLN NP ULPLTA Bakaru.

Melalui kunjungan ini, Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Selatan mendorong agar pengelolaan operasional, pemeliharaan, serta langkah mitigasi terhadap berbagai potensi gangguan pembangkit terus dilakukan secara terencana. Hal tersebut penting untuk mendukung keandalan pasokan listrik sekaligus meminimalkan dampak gangguan pelayanan kepada masyarakat.





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...