Ombudsman Sulsel Perkuat Sinergi dengan BKKBN untuk Layanan Publik yang Akuntabel

Makassar - Upaya peningkatan kualitas pelayanan publik terus diperkuat. Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sulawesi Selatan menerima audiensi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (13/4/2026) di Kantor Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Selatan. Ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola layanan sekaligus mempersiapkan penilaian Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Selatan Ismu Iskandar, menyampaikan kesiapan Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Selatan untuk mendukung penguatan kualitas pelayanan publik di lingkungan BKKBN Sulsel.
"Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Selatan siap memberikan pendampingan dalam upaya pencegahan maladministrasi serta peningkatan standar pelayanan publik. Kami mendorong agar seluruh layanan yang diberikan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat," jelas Ismu.
Ia juga menegaskan dukungan Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Selatan terhadap program pemerintah, khususnya dalam upaya percepatan penurunan stunting serta distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk kelompok sasaran 3B, program ini bagian dari intervensi strategis peningkatan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat ditentukan oleh kualitas pelayanan yang inklusif dan responsif.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan Shodiqin, menegaskan komitmen BKKBN Sulsel untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat sesuai standar dan prosedur yang berlaku, dengan dukungan dan pendampingan dari Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Selatan.
"Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan yang sesuai standar, responsif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Pendampingan dari Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Selatan menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh proses pelayanan berjalan akuntabel dan bebas dari maladministrasi," ujar Shodiqin.
Ia juga menjelaskan beberapa layanan BKKBN provinsi yang telah berjalan di masyarakat, mulai dari pelayanan keluarga berencana (KB), edukasi kesehatan reproduksi, hingga program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya). Selain itu, BKKBN Sulsel juga fokus pada program prioritas nasional, seperti percepatan penurunan stunting dan distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Pelaksanaan program tersebut didukung oleh tenaga lini lapangan, seperti Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang menjadi ujung tombak pelayanan di tingkat masyarakat.
Audiensi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Selatan dan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, guna mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, inklusif, serta berintegritas di wilayah Sulawesi Selatan.








