• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman Papua Barat Dorong Program Papua Barat Sehat Beri Manfaat Nyata dan Mudah Diakses OAP
PERWAKILAN: PAPUA BARAT • Senin, 21/09/2026 •
 
Dialog Interaktif yang diselenggarakan oleh Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Manokwari pada Jumat (18/06/2026). dokhumasoripb

MANOKWARI - Program Papua Barat Sehat menjadi topik utama dalam Dialog Interaktif yang diselenggarakan oleh Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Manokwari pada Jumat (18/06/2026). Dialog tersebut membahas pelaksanaan program kesehatan yang diperuntukkan bagi Orang Asli Papua (OAP) melalui dukungan Dana Otonomi Khusus (Otsus), termasuk akses dan kualitas pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat.

Dialog interaktif ini menghadirkan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Papua Barat, Amus Atkana sebagai narasumber, bersama Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes), Thomas O. Shagawari serta masyarakat penerima manfaat kesehatan.

Dalam dialog tersebut, pembahasan diarahkan pada bagaimana program yang bersumber dari Dana Otsus dapat memberikan manfaat secara nyata bagi OAP, khususnya dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan yang mudah, berkualitas, terjangkau, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Papua Barat, Amus Atkana menyampaikan pentingnya memastikan setiap kebijakan dan program pelayanan publik, termasuk pelayanan kesehatan yang didukung Dana Otsus, dilaksanakan secara transparan, akuntabel, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Menurut Atkana, masyarakat sebagai penerima manfaat perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai program, persyaratan, mekanisme pelayanan, serta hak-hak yang dapat diperoleh.

Selain itu, Ombudsman menekankan bahwa pengawasan terhadap penyelenggaraan pelayanan kesehatan diperlukan untuk memastikan program yang ditujukan kepada OAP benar-benar dapat diakses oleh masyarakat yang berhak. Pengawasan juga menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya maladministrasi serta memastikan pelayanan diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kabid Yankes Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Thomas O. Shagawari, menyampaikan berbagai upaya pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan Program Papua Barat Sehat. Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya OAP sebagai penerima manfaat dan ke depannya akan dilakukan upaya sosialisasi kepada mahasiswa di beberapa universitas agar melalui mahasiswa program tersebut semakin diketahui secara luas.

Kehadiran masyarakat penerima manfaat dalam dialog yang diwakili oleh Yuliana Numberi selaku perempuan papua yang aktif dalam program-program yang dilakukan pemerintah memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pengalaman, kebutuhan, serta berbagai persoalan yang ditemui dalam memperoleh pelayanan kesehatan. Aspirasi tersebut menjadi masukan penting bagi pemerintah daerah dan Ombudsman dalam melihat pelaksanaan program dari perspektif masyarakat sebagai pengguna layanan.

Dialog Interaktif RRI ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Program Papua Barat Sehat yang didukung Dana Otsus sekaligus membuka ruang komunikasi antara pemerintah, Ombudsman, dan masyarakat.

Melalui dialog tersebut, diharapkan pelaksanaan Program Papua Barat Sehat dapat terus diperkuat sehingga manfaat Dana Otsus di bidang kesehatan dapat dirasakan secara nyata oleh OAP serta mendorong terwujudnya pelayanan kesehatan yang inklusif, mudah diakses, transparan, dan berorientasi pada pemenuhan hak masyarakat. Selain itu, direncanakan akan dilakukan Dialog Interaktif jilid 2 dengan narasumber yang berbeda, yang akan melibatkan Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) RI Perwakilan Provinsi Papua Barat dan Fraksi Otsus DPR Papua Barat. (LAT/ORI - Papbar)





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...