• - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman NTT Prihatin 4 Titik Traffic Light di Kota Kupang, Ini Titik Persoalannya
PERWAKILAN: NUSA TENGGARA TIMUR • Rabu, 14/08/2019 •
 
Salah satu titik kerusakan Traffic Light di Strat A Oeba di Jalan Ahmad Yani-Kota Kupang (Foto: Victor Benu/Ombudsman RI Perwakilan Provinsi NTT)

SHARE

POS KUPANG.COM - Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan NTT prihatin dengan kondisi 4 titik Traffic Light di Kota Kupang, NTT.

Pasalnya, traffic light yang ada selama ini tidak berfungsi normal bahkan mati total sehingga Ombudsman mendesak Dinas Perhubungan Kota Kupang segera memperbaikinya.

Kepala Ombusman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton, S.H, Selasa (13/8/2019) menyatakan keprihatinannya dengan kondisi lampu lalu lintas yang ada di kota Kupang. Adapun traffic light yang dilaporkan warga Kota Kupang ke Ombudsman yang rusak yakni, di Bundaran Patung Kirab Remaja di Jalan Piet A. Tallo, Perempatan SMU Mercusuar di Jalan Palapa, Simpang Tiga Oesapa di Jalan Timor Raya, dan Strat A Oeba di Jalan Ahmad Yani.

Pihaknya prihatin, kata Darius, karena terkesan Dinas Perhubungan tidak memperdulikan persoalan ini. Beberapa bulan terakhir ini, sejumlah alat pemberi Isyarat Lalu Lintas/ traffic light di beberapa ruas jalan di Kota Kupang itu tidak berfungsi normal bahkan mati total.

Darius mengaku sudah mengingatkan Dinas Perhubungan Kota Kupang tentang Ketertiban dan kelancaran lalu lintas yang merupakan hak setiap pengguna jalan sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Terutama Pasal 41 ayat (1) Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 49 Tahun 2014 tentang Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas, yang menegaskan bahwa pemeliharaan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas dilakukan secara berkala dan insidentil.

"Oleh karena itu, Dalam rangka mewujudkan pelayanan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang aman, selamat, tertib, serta lancar pada lokasi traffic light tersebut, kiranya tim teknis segera melakukan pemeliharaan traffic light agar segera berfungsi kembali," pinta Darius.

Selain itu, Darius menyebut Kota ini adalah rumah kita bersama sehingga dirinya mengajak semua pihak untuk sama-sama memiliki tekad perubahan menuju kota Kupang yang nyaman, aman dan damai. (*)


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...