• - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman NTT Limpahkan Kasus Tiga CPNS TTU yang Belum Ada NIK ke Ombudsman Pusat
PERWAKILAN: NUSA TENGGARA TIMUR • Selasa, 14/07/2020 •
 
Rapat evaluasi kinerja Ombudsman RI Perwakilan Provinsi NTT, 13/7 (Dok: Keasistenan Pencegahan)

SHARE

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Ombudsman Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah melakukan pemeriksaan terhadap nasib tiga anak wakil Bupat Timor Tengah Utara (TTU), Aloysius Kobes yang sudah dinyatakan lulus tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2018 yang lalu namun belum diusulkan nota usul penetapan Nomor Induk Kepegawaian (NIK) oleh Bupati Raymundus Sau Fernandes.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, tim Ombudsman Perwakilan NTT telah menyerahkan Laporan Hasil Akhir Pemeriksaan (LAHP) kepada Bupati Kabupaten TTU Raymundus Sau Fernandes supaya segera menandatangani Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi tiga anak wakil bupati tersebut.

"Laporan tiga CPNS ini sudah diperiksa tim ombudsman NTT dan telah menyerahkan LAHP berisi saran korektif kepada Bupati agar menandatangani SK tersebut," ujar Kepala Perwakilan Ombudsman NTT, Darius Beda Daton kepada Pos Kupang melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (14/7/2020).

Darius mengatakan, meskipun pihaknya telah menyerahkan LAHP kepada Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes, namun Bupati TTU dua periode itu belum menandatangani SK bagi dua anak kandung dan satu menantu Wakil Bupati TTU tersebut.

Karena Bupati Raymundus Sau Fernandes tidak menandatangani SK bagi tiga anak wakil Bupati TTU tersebut sesuai dengan LAHP yang sudah diserahkan, maka pihaknya melimpahkan masalah tersebut kepada Ombudsman Pusat untuk melakukan monitor dan mediasi atas masalah tersebut.

"Oleh karena dalam waktu 30 hari Pak Bupati belum juga tanda tangan SK tersebut sehingga sesuai dengan mekanisme penanganan laporan di Ombudsman, persoalan tersebut kami limpahkan ke pusat agar di monitor, mediasi, dan terakhir diberi rekomendasi yang wajib dilaksanakan," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Status CPNS dua anak kandung dan satu menantu Wakil Bupati Kabupaten TTU, Aloysius Kobes hingga kini masih terkatung-katung.

Padahal ketiga anak dari wakil bupati tersebut sudah dinyatakan lulus tes CPNS pada tahun 2019 lalu bersamaan dengan 211 orang lainnya. Bahkan masalah tersebut sudah berulang tahun dan belum mendapatkan kejelasan nasib mereka.

Berdasarkan informasi yang diperoleh masalah tersebut dipicu oleh belum adanya nota usulan dari Bupati Raymundus Sau Fernandes terhadap tiga anak wakil bupati Aloysius Kobes.

Penjabat Sekda Kabupaten TTU, Fransiskus Tilis mengatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui dengan pasti apa alasan sehingga status CPNS dari tiga anak wakil bupati TTU tersebut tidak adanya kejelasan.

Sebab, kata Fransiskus, secara teknis pihaknya sudah melengkapi administrasi, namun Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes belum ingin menandatangani notal usul terhadap tiga CPNS tersebut untuk dikirim ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). (mm)





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...