• - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman Minta Dinas Pendidikan Buka Layanan pengaduan Terkait PPDB
PERWAKILAN: SUMATERA UTARA • Jum'at, 21/06/2019 •
 
Sejumlah calon peserta didik baru bersiap mengikuti ujian susulan Penerima Peserta Didik Baru (PPDB) online di SMA Negeri 5 Medan, Sumatera Utara, Senin (17/6/2019) by Tribun-Medan.com

SHARE

TRIBUN-MEDAN.com - Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) telah meminta kepada dinas pendidikan untuk membuka unit pelayanan pengaduan terkait ujian masuk penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur zonasi dan prestasi.

"Kami sudah mengingatkan kepada Dinas Pendidikan untuk membuka unit pelayanan pengaduan tersebut di tempat-tempat pendaftaran," ujar Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar, Kamis (20/6/2019).

Ia menjelaskan, hal tersebut harus dilakukan agar seluruh masyarakat terutama para orangtua yang mendaftarkan anaknya bisa mendapatkan seluruh informasi dan mudah mengakses hal terkait PPDB.

"Buka unit pengaduan di tempat pendaftaran agar seluruh masyarakat mendapatkan infomasi terkait PPDB agar dapat diakes dengan mudah," jelasnya.

Ia menerangkan, Ombusdman juga siap menunggu laporan masyarakat apabila menemukan hal-hal yang dianggap curang terkait penerimaan siswa baru melalui PPDB tersebut.

"Ada fasilitas untuk mengadu, tetapi harus dengan bukti yang jelas atau disampaikan secara jelas permasalahannya karena proses ujian PPBD online itu prosesnya cukup transparan dan sejauh ini cukup jujur," terangnya.

Ia menuturkan, apalagi sama-sama diketahui bahwa ujian masuk ke sekolah sebelum ada jalur PPDB online terdapat beberapa masalah. Sejak menggunakan PPDB online, belum ada dan belum pernah mendengar adanya masalah atau kecurangan.

"Sejauh ini saya lebih yakin sistem yang baru ini dibandingkan dengan sistem yang lama. Sebelum PPDB online dilakukan, kita sama-sama tahu bagaimana dahulu untuk masuk ke SMA favorit terutama, bisa sampai belasan juta," tuturnya.

Ia mengungkapkan, Ombusdman juga terus melakukan pengawasan dan melakukan monitor dengan langsung turun ke sekolah-sekolah selama proses tes PPDB berlangsung hingga selesai mendatang.

"Sejauh ini semua masih aman, hanya saja saat PPDB jalur prestasi kemarin sempat ada permasalahan yaitu server yang eror. Lalu kemudian dari sana kita ke dinas pendidikan meminta klarifikasi dan mereka mengaku bahwa ada gangguan," ungkapnya.

Ia mengatakan, namun semua gangguan tersebut telah teratasi dan sudah dilakukan evaluasi serta pengumuman untuk jalur prestasi juga sudah dilakukan. 

"Saya kira permasalahan kemarin menjadi bahan evaluasi kita agar gangguan seperti ini jangan terjadi lagi tahun depan," katanya.



Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...