• - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman Kepri Sebut KSOP Batam Bentuk Tim Investigasi Lidik Kasus Pemotongan Kapal Acacia Nassau
PERWAKILAN: KEPULAUAN RIAU • Senin, 15/03/2021 •
 
Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri Dr.Lagat Parroha Patar Siadari,S.E, M.H

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ombudsman Kepri, Lagat Paroha Patar Siadari menyebutkan, saat ini pihak Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam, telah membentuk tim investigasi.

Tim yang dibentuk ini  untuk melidik kasus pemotongan kapal Acacia Nassau yang dilakukan oleh PT Graha Trisaka Industri (GTI) di galangan Paxocean, Tanjung Uncang, Batuaji, Batam beberapa waktu lalu.

Hal ini diketahui pihaknya berdasarkan hasil koordinasi Ombudsman Kepri dengan pihak KSOP Batam.

"Terkait dengan kasus pemotongan kapal Acacia Nassau itu, pertama beliau (Kepala KSOP Batam) mengatakan memang tidak ada izin pemotongan kapal itu dan karena seyogyanya izin pemotongan kapal itu pun dikeluarkan oleh Kementrian Perhubungan," ujarnya kepada awak media, Selasa (9/3/2021) lalu.

Kata dia, pihak KSOP Kota Batam mengaku dalam kasus ini hanya melakukan proses pengawasan pemotongan saja, karena memang pada kepemimpinan Kepala KSOP sebelumnya, Herwanto, telah mengeluarkan surat pengawasan kapal itu. Namun, setelah ada permasalahan yang timbul maka dikeluarkan juga surat penghentian pekerjaan pemotongan kapal ini.

"Izin pemotongan tidak ada, tetapi ada keluar surat dari pejabat sebelumnya berupa surat pengawasan pemotongan. Harusnya ada izin dulu baru keluar surat pengawasan. Tetapi ini tidak ada izin tetapi ada surat pengawasan, makanya Kepala KSOP Batam sekarang, Mugen S. Hartoto melakukan investigasi," jelasnya.

Meskipun belum mengantongi izin pemotongan, tetapi pihak perusahaan kapal masih mengindahkan dan tetap melakukan pemotongan.

"Jadi KSOP Batam sudah betul sementara ini dalam prosedurnya. Karena kasus ini sudah viral dan ribut dimana-mana, maka KSOP Batam membentuk tim investigasi. Supaya nanti mereka dapat mengambil langkah-langkah apa saja sebagai aparat penegak hukum," jelasnya.

Untuk itu, dalam kasus ini pihaknya sebagai lembaga yang mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik memberikan dan mempercayakan penuh kasus ini untuk diselesaikan oleh KSOP Batam.

"Terkait penindakan yang tepat kepada pihak-pihak yang diduga melanggar. Jadi saya memberikan kesempatan pada KSOP Batam untuk melakukan investigasi dan nanti melaporkan ke Ombudsman Kepri," pungkasnya    


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...