• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman Kalsel: Sudah Saatnya Pelayanan KUA di Revitaliasasi
PERWAKILAN: KALIMANTAN SELATAN • Rabu, 01/06/2022 •
 
Kepala Perwakilan Ombudsman Kalsel Hadi Rahman saat menjadi narasumber (Fhoto By Ita)

Banjarmasin - Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kalimantan Selatan, Hadi Rahman mengatakan, pelayanan Kantor Urusan Agama (KUA) di Kalimantan Selatan saat ini masih menjadi keluhan sejumlah masyarakat di Ombudsman RI Kalimantan Selatan, bahkan Ombudsman RI Kalimantan Selatan, telah melakukan kajian layanan KUA di Banjarmasin pada tahun 2020 lalu dan hasil atau rekomendasi juga sudah disampaikan kepada Kepala Kemeterian Agama Kota Banjarmasin

Hal ini disampaikan Hadi Rahman saat menyampaikan materi dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Revitalisasi KUA Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2022, yang di selenggarakan oleh Kemenag Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (30/5/2022) di Hotel Aria Barito Banjarmasin.

Hadi menjelaskan sejumlah keluhan yang pernah masuk ke Ombudsman diantaranya seperti dugaan maladministrasi berupa penundaan berlarut proses layanan, dugaan permintaan imbalan uang, barang, dan jasa (pungli) sampai pada pemberian pelayanan tak patut menjadi problem yang dikeluhkan.

Selain itu, sebagian kantor KUA belum memiliki ruang penyimpanan arsip sehingga sebagian besar arsip terbengkalai dan dimakan rayap. Kondisi kantor pun dinilai masih sangat terbatas dan belum representatif, dimana belum memiliki halaman layak termasuk ruang tunggu, ruang kerja yang cukup dan fasilitas pelayanan yang standar. Tidak ada penyediaan ruang atau sarana layanan khusus bagi lansia, anak, perempuan dan disabilitas (berkebutuhan khusus). Dalam hal disabilitas, belum ada tenaga KUA yang disediakan khusus menangani urusan yang berdimensi HAM.

"Ombudsman RI Kalimantan Selatan udah pernah melakukan klarifikasi, investigasi, penelitian/audit layanan dan menyampaikan saran tindakan korektif agar potensi maladministrasi yang terjadi bisa dicegah dan segera dapat diperbaiki," Tutur Hadi.

Hadi berharap dengan program revitalisasi ini segera dirasakan perbaikan dipelayanan KUA dapat memperbanyak lagi, tidak hanya sebatas 10 KUA se-Kalimantan Selatan yang menjadi bagian pilot projek program. (PC/SY)





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...