• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman Gorontalo Buka Gerai Pengaduan di Bulawa
PERWAKILAN: GORONTALO • Selasa, 10/02/2026 •
 
Ombudsman Gorontalo membuka pelayanan terpadu bersama beberapa penyelenggara pelayanan publik di Bone Bolango (Foto by Humas Perwakilan)

Gorontalo - Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Gorontalo membuka pelayanan terpadu bersama beberapa penyelenggara pelayanan publik di Bone Bolango pada Selasa (10/2/26). Beberapa penyelenggara pelayanan publik yang diajak bekerjasama dengan Ombudsman Gorontalo membuka layanan di Bulawa seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Badan Pertanahan Nasional, Pengadilan Agama, Satlantas Polres, dan SAMSAT.

Dalam sambutan singkatnya, Kepala Ombudsman Gorontalo, Muslimin B Putra menyampaikan terima kasih kepada para penyelenggara pelayanan publik di Bone Bolango untuk bersama-sama memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

"Bila Ombudsman menggelar gerai pengaduan, maka BPN membuka konsultasi pertahanan. Demikian juga Pengadilan Agama Suwawa memberikan layanan konsultasi tentang perceraian dan waris, sedangkan Polres membuka layanan SIM keliling. Samsat memberikan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor, serta Disdukcapil memberikan layanan kependudukan seperti Akta Kelahiran, Akta Kematian, hingga penerbitan KTP," ucap Muslimin.

Muslimin melanjutkan, Ombudsman Gorontalo membuka pelayanan terpadu di Bulawa pada tahun 2026, pada tahun sebelumnya di Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango. Pelayanan terpadu tersebut guna menjangkau layanan administratif yang terbilang jauh dari ibukota kabupaten. Wilayah-wilayah yang jauh dari jangkauan pelayanan dari penyelenggara menjadi perhatian bagi Ombudsman Gorontalo guna membuka kesempatan kepada masyarakat untuk terpenuhi kebutuhannya atas pelayanan administratif penyelenggara pelayanan publik.

"Sebagaimana penyelenggaraan sebelumnya, pelayanan Disdukcapil yang paling tinggi ratingnya untuk dikunjungi warga masyarakat terluar. Namun terkadang kendala yang menghambat pekerjaan tugas rekan-rekan Capil adalah faktor jaringan, baik jaringan listrik maupun jaringan internet. Karena itu, kendala tersebut agar segera diatasi agar pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan layanan kependudukan bisa berlangsung secara maksimal tanpa hambatan berarti," jelasnya.

Muslimim menambahkan bahwa layanan Disdukcapil senantiasa dibutuhkan masyarakat karena mulai dari lahir hingga meninggal semuanya terkait dengan layanan kependudukan. "Pada saat seseorang melahirkan, layanan yang pertama adalah Akta Kelahiran yang kelak berguna untuk kelengkapan memasuki jenjang pendidikan dasar dan layanan Kesehatan bagi balita (bayi dibawah lima tahun). Demikian juga pada saat seseorang meninggal, jenis layanan yang dibutuhkan adalah Akta Kematian yang bermanfaat untuk pengurusan kewarisan dan pensiunan bagi pekerja sektor formal," ucap Muslimin.

Pada pelayanan terpadu kali ini, layanan kartu keluarga paling banyak diakses masyarakat sebanyak 42 orang, menyusul layanan pencetakan KTP sebanyak 39 orang. Jenis layanan berikutnya adalah perekaman KTP 25 orang, Akta Kelahiran 17 orang, Akta Kematian 5 orang dan layanan biodata 3 orang. Keenam layanan diatas disiapkan oleh Disdukcapil, sedangkan layanan SIM Polres diakses sebanyak 10 orang. SAMSAT memberikan layanan sebanyak 7 orang untuk pengguna roda dua dan 1 roda empat. Selebihnya layanan konsultasi diakses masyarakat sebanyak 8 orang kepada Ombudsman Gorontalo, 7 orang Badan Pertanahan Nasional, dan 5 orang pada Pengadilan Agama Suwawa.





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...