• - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman Dorong Revitalisasi Pemanfaatan Pasar Rakyat
PERWAKILAN: PAPUA BARAT • Selasa, 04/05/2021 •
 
Kepala Perwakilan Ombudsman Papua Barat Musa Y. Sombuk (Dok.ombudsmanpapuabarat)

MANOKWARI, PB News - Perwakilan Papua Barat Musa Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Papua Barat mendorong Pemerintah Kabupaten Manokwari untuk merevitalisasi pasar rakyat yang ada di kota Manokwari, Revitalisasi pasar dilakukan guna mendukung pemulihan ekonomi masyarakat akibat terdampak pandemi Covid-19, dengan meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat sehingga rakat. nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis (tidak kumuh).

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Papua Barat Yoseph Sombuk mengatakan, revitalisasi dan pemanfaatan pasar tradisional merupakan bentuk perhatian Pemerintah daerah kepada para pedagang, agar pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 dapat berjalan lebih cepat.

Hal yang perlu diperhatikan pemerintah adalah ketersediaan serta kelayakan tempat atau fasilitas usaha masyarakat.

"Pasar adalah tempat yang menjadi pusat segala usaha pekonomi masyarakat. Namun Ri sayangnya pasar rakyat yang ada belum dimanfaatkan secara optimal. Selain itu kondisinya masih jauh dari layak," ujar Musa Sombuk.

Musa Sombuk berharap Pemda Manokwari segera menertibkan para pedagang dan masyarakat pengguna pasar agar bangunan tempat berjualan yang sudah ada saat ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Musa juga meminta agar segera dilakukan renovasi bangunan terhadap di Pasar Tingkat Sanggeng yang terbakar beberapa tahun lalu.

"Kita lihat saja sekarang. Kalau kita ke pasar, banyak yang berjualan di trotoar bahkan sampai menggelar jualan di badan jalan. Sehingga ruang untuk parkir kendaraan semakin sempit. Padahal masih ada bangunan yang tidak dimanfaatkan," kata dia.

Menurut dia, aspek penting dari ekonomi daerah harus mendapatkan perhatian yang serius dari Pemerintah daerah Manokwari. Apalagi dengan kehadiran pemimpin baru yang visioner serta mempunyai program-program tata kota yang baik. Karena penertiban pasar atau fasilitas usaha masyarakat secara tidak langsung juga akan memperindah wajah Manokwari sebagai Ibukota Provinsi.

"Harus segera diselesaikan supaya pergerakan ekonomi bisa berjalan baik. Sasarannya adalah ekonomi masyarakat segera pulih," ungkapnya.

Dikatakannya, pemerintah perlu melakukan evaluasi terkait keberadaan dan tata kelola pasar-pasar tradisional yang ada di dalam Kota Manokwari seperti Pasar Wosi, Pasar Sanggeng dan Pasar Borobudur. Karena ketiga pasar tersebut saat ini memberi kesan kumuh terhadap sebuah kawasan Kota seperti Manokwari sebagai Ibukota Provinsi.

"Manokwari ini adalah etalase dari Provinsi Papua Barat. Jadi kami berharap pemerintah Kabupaten segera menyikapi ini," pungkasnya. (PB25)


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...