Ombudsman Banten: Jangan Paksakan Sekolah Tatap Muka Di Masa Pandemi

Ombudsman Banten meminta pemerintah daerah yang berencana menetapkan zona risiko penularan Covid-19 dijadikan dasar rujukan pembukaan sekolah tatap muka untuk dievaluasi ulang, mengingat keselamatan anak sangat terancam di tengah pandemi Covid-19.
"Kepada masing-masing pemda baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota untuk mengevaluasi serta melakukan kajian mendalam dalam memperhatikan risiko keselamatan anak," ujar Kepala Ombudsman Banten, Dedy Irsan saat dikonfirmasi, Senin (8/3).
Evaluasi tersebut, kata Dedy, secara terus menerus perlu dilakukan dinas pendidikan setempat berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan.
Untuk itu, Dedy menekankan daerah yang sudah zona hijau Covid-19 direncanakan untuk melakukan pembelajaran tatap muka secara langsung tetap memperhatikan ketentuan ketentuan lain yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
"Tentunya harus tetap memperhatikan dan menggunakan protokol kesehatan secara ketat, sehingga tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19," katanya.
Dedy mengungkapkan, sekolah tatap muka di masa pandemi tidak perlu dipaksakan karena bertaruhan dengan nyawa, justru yang masih ideal pembelajaran online.
Ke depan, Dedy pun memastikan Ombudsman akan terus mengawasi pelaksanaan kondisi sekolah tatap muka agar sesuai aturan yang berlaku.
"Kita akan awasi terus, sehingga tidak terjadi maladministrasi dalam penerapanya di lapangan," pungkas Dedy. [ars]








