• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman Babel Terima Kunjungan Kepala BPJS Naker, Bahas Pentingnya Jamsos Pekerja Informal
PERWAKILAN: KEPULAUAN BANGKA BELITUNG • Sabtu, 11/03/2023 •
 
Kunjungan Kepala BPJS Naker PAngkalpinang ke KAntor Ombudsman RI Babel

Pangkalpinang - Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendukung BPJS Ketenagakerjaan Pangkalpinang untuk meningkatkan angka perlindungan jaminan sosial seluruh pekerja yang ada di  Provinsi Bangka Belitung, tidak terkecuali perlindungan terhadap pekerja informal. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung, Shulby Yozar Ariadhy dalam pertemuan dengan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pangkalpinang, Abdul Shoheh di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (10/3/2023).

Yozar menyampaikan bahwa Ombudsman Babel tentu mendukung hal tersebut, setiap pekerja baik formal dan informal penting untuk terlindungi jaringan pengaman sosial.

"Sebab banyak resiko yang bisa saja terjadi saat bekerja. Hal tersebut juga berlaku bagi pekerja informal seperti pedagang, petani, nelayan, dan sebagainya. Konsep besar terhadap pekerja informal ini juga perlu menjadi pembahasan bersama  pemerintah. Pada intinya Ombudsman berharap ada program inovatif dari BPJS Ketenagakerjaan atau pemerintah daerah untuk bisa mencover pekerja informal tersebut agar dapat menjadi peserta, namun tidak memberatkan karena kita tahu terkadang penghasilan mereka tidak tetap," jelas Shulby Yozar.

Sebelumnya, Abdul Shoheh mengungkapkan bahwa pekerja informal termasuk dalam kategori pekerja yang rentan atau bukan penerima upah yang bisa menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan dengan terjangkau.

"Mereka perlu juga jaminan sosial dengan manfaat perlindungan berupa jaminan kecelakaan, jaminan kematian, dan jaminan hari tua, sebetulnya bis dengan biaya yang tidak mahal. Kesadaran masyarakat, khususnya para pekerja informal seperti pedagang atau pekerja UMKM untuk mendaftarkan diri dalam program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan masih tergolong rendah, sekitar 10 persen. Oleh karena itu untuk meningkatkan coverage tersebut kami akan terus menggiatkan sosialisasi  menyeluruh di wilayah Bangka Belitung," pungkas Abdul.





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...