Ombudsman Babel Siapkan Generasi Pengawas Pelayanan Publik, Terima Mahasiswa Magang UBB

PANGKALPINANG - Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima mahasiswa magang dari Fakultas Hukum (FH) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bangka Belitung (UBB), Senin (20/7/2026). Program magang ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi sekaligus menyiapkan generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.
Rombongan Universitas Bangka Belitung diterima oleh Kepala Keasistenan Pencegahan Ombudsman Babel, Mariani, yang mewakili Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kgs Chris Fither. Turut hadir mendampingi mahasiswa, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Hukum UBB, Reko Dwi Salfutrah, serta Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FISIP UBB, Tiara Ramadhani.
Kepala Keasistenan Ombudsman Babel, Mariani menyampaikan bahwa Ombudsman Babel menyambut baik pelaksanaan program magang sebagai bagian dari penguatan sinergi antara dunia akademik dan lembaga negara. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman praktis dalam memahami penyelenggaraan pelayanan publik sekaligus mekanisme pengawasannya.
"Atas nama Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kami mengucapkan selamat datang kepada adik-adik mahasiswa Universitas Bangka Belitung. Kami berharap selama tiga bulan ke depan, para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar secara langsung mengenai tugas dan fungsi Ombudsman, sekaligus mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dalam praktik pengawasan pelayanan publik," ujar Mariani.
Selama menjalani program magang, mahasiswa akan memperoleh pendampingan dari para Asisten Ombudsman dalam memahami mekanisme penerimaan dan pemeriksaan laporan masyarakat, pelaksanaan kegiatan pencegahan maladministrasi, hingga berbagai aktivitas pendukung pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik.
Melalui program ini, Ombudsman Babel berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga menumbuhkan pemahaman mengenai pentingnya pelayanan publik yang berkualitas, berintegritas, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat. Program magang ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang mampu melahirkan generasi muda yang peduli terhadap pengawasan dan perbaikan kualitas pelayanan publik di Indonesia. (*)








