Ombudsman Babel Apresiasi Pelaksanaan Saran Kajian Disabilitas oleh Pemkab Bangka

Sungailiat - Ombudsman RI Kepulauan Provinsi Bangka Belitung lakukan koordinasi lanjutan pelaksanaan saran kajian aksesibilitas kesempatan kerja disabilitas di Ruang Rapat Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bangka, Selasa (21/03/2023).
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Inspektur Kabupaten Bangka, Kepala Bappeda Kabupaten Bangka, Ketua Kadin Kabupaten Bangka, Sekretaris Forum CSR Kabupaten Bangka, serta perwakilan pusat studi Pemberdayaan perempuan, anak, dan kelompok disabilitas STISIPOL Pahlawan 12 Sungailiat.
Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tegi Galla menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Pemkab Bangka yang berkolaborasi dengan dunia usaha serta pihak lainnya secara optimal, guna meningkatkan kehidupan yang lebih baik penyandang disabilitas di Kabupaten Bangka.
"Kajian Ombudsman Babel ini hanya instrumen. Namun, menurut kami komitmen perangkat daerah yang ada di Pemkab Bangka yang memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik. Kami berharap kolaborasi luar biasa antar stakeholder ini untuk meningkatkan taraf hidup penyandang disabilitas dapat berjalan lancar dan memiliki nilai manfaat yang besar. Selanjutnya kita monitoring bersama realisasi sosialisasi, assesmen, dan penyusunan dokumen perencanaan program yang kreatif dan bermanfaat bagi disabilitas di Kabupaten Bangka," ungkap Tegi.
Menanggapi hal tersebut Kepala Disnakerperindag Kabupaten Bangka, Asep Setiawan mengungkapkan rasa terimakasih kepada Ombudsman Babel serta menyampaikan progres pelaksanaan saran kajian Ombudsman Babel pada tahun 2022 yang lalu.
"Alhamdulillah saran tersebut telah kami laksanakan. Kami telah tindaklanjuti saran Ombudsman melalui Keputusan Bupati Bangka Nomor: 188/45/262/DINAKERPERINDAG/2023. Sekarang sudah kami siapkan ruangan khusus untuk ULD beserta sarprasnya. Kami berterimakasih kepada Ombudsman karena telah membantu kami memperbaiki serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Bangka yang disabilitas," pungkasnya.








