Ombudsman Ajak Mahasiswa Untuk Menjauhi Perilaku Koruptif

Samarinda - Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Timur Kusharyanto memberikan materi pembelajaran dan pembinaan antikorupsi, dengan tema "Membentuk Generasi Penerus Bangsa Berintegritas Bersih Dari Korupsi" secara daring pada Sabtu (4/9/2021) dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru.
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 800 mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman. Pemberian materi pembinaan antikorupsi ini bertujuan untuk membentuk karakter mahasiswa dalam berperan  menciptakan generasi bangsa yang bersih dari tindakan korupsi.
Dalam paparannya, Kusharyanto menjelaskan mengenai
Ombudsman RI berdasarkan UU Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik
Indonesia. Dijelaskan bagaimana Ombudsman dalam menjalankan tugasnya
menerapkan prinsip tata kelola organisasi yang tertib, bersih dan mandiri
dilihat dari perspektif hak dan kewajiban. Setiap insan Ombudsman (penyebutan
pegawai Ombudsman) selalu menanamkan jiwa melayani untuk mengawasi setiap
pelayanan publik. Penerapan nilai kolaborasi yang berasaskan gotong royong juga
harus diterapkan dalam setiap pengambilan keputusan.
"Sebuah pendekatan pengambilan keputusan, tata kelola kolaboratif, dan serangkaian aktivitas bersama di mana mitra saling menghasilkan strategi untuk mencapai tujuan bersama," jelas kusharyanto. Tertib administrasi juga harus diterapkan untuk mencegah terjadinya maladministrasi. Karena, korupsi pasti diawali dengan maladministrasi, seperti pernyimpangan prosedur yang akhirnya mengambil sumber daya yang kita miliki untuk kepentingan pribadi dan golongan.
Kusharyanto juga mengajak mahasiswa sebagai motor penggerak untuk berpartisipasi dalam pengawasan pelayanan publik dan mengimbau para mahasiswa untuk menghindari perilaku koruptif.
Wakil Dekan III Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman Yudo Yuwono dalam sambutannya berpesan kepada seluruh mahasiswa baru untuk memperhatikan dan menerapkan ilmu pengetahuan yang sudah disampaikan oleh pemateri. Ia juga menambahkan agar para mahasiswa selalu menjaga etika, tata krama, dan sopan santun. "Karena yang mendukung kesuksesan seseorang itu bukan hanya IQ tetapi EQ juga," ujar Yudo.(*)








