• - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman Aceh Sidak RSIA Terkait Dugaan Tak Layani Pasien, Ternyata Ada Kaitan Dengan AC Rusak
PERWAKILAN: ACEH • Kamis, 25/06/2020 •
 
Dr Taqwaddin melakukan inspeksi mendadak ke Rumah Sakit Ibu dan Anak Banda Aceh (Foto Oleh Ilyas Isti)

SHARE

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ombudsman RI Perwakilan Aceh melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Ibu dan Anak Banda Aceh, Rabu (24/6/2020) sore.

Sidak itu dilakukan dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat yang mengaku tidak dilayani oleh dokter di rumah sakit itu.

Sidak itu dipimpin langsung Kepala Ombudsman Aceh, Dr Taqwaddin Husen. Kedatangan mereka disambut Wakil Direktur (Wadir) RSIA, Ichwanul Fitri MKes beserta beberapa pejabat lainnya. Ruangan yang dituju adalah ruang onkology rumah sakit berplat merah tersebut.

"Kami dapatkan laporan dari masyarakat, bahwa dokter spesialis onkology tidak melayani pasien. Mendapatkan laporan tersebut kami langsung sidak ke lokasi untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat," kata Taqwaddin kepada Wadir RSIA, Ichwanul Fitri.

Namun setelah melakukan sidak, ternyata laporan masyarakat tersebut tidak terbukti. Masyarakat yang membuat laporan kepada Ombudsman tersebut merupakan pasien dari luar Banda Aceh yang sedang berobat ke RSIA.

"Setelah kami cek, dokter tersebut melayani pasien di ruang yang lain. Karena AC di ruang poli onkology rupanya tidak hidup. Sehingga poli onkology harus pindah ruang ber-AC, bukan tidak melayani," kata Taqwaddin usai sidak.

Kendati demikian, Taqwaddin meminta manajemen rumah sakit untuk memberikan pelayanan prima kepada pasien. Terkait kerusakan AC, Taqwaddin meminta pihak rumah sakit untuk segera memperbaikinya, apalagi yang rusak tidak banyak.

"Kami berharap, pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap dikedepankan karena ini berkaitan dengan keselamatan publik. Apalagi masyarakat datang jauh-jauh dari luar kota untuk berobat ke Banda Aceh," ungkap Taqwaddin.

Ombudsman Aceh, lanjutnya, terus melaksanakan pengawasan dengan mekanisme Reaksi Cepat Ombudsman (RCO). Setiap ada pengaduan dari masyarakat tentang pelayanan publik, Ombudsman Aceh akan langsung turun ke lapangan.

"Masalah AC ini kami menyarankan agar segera diperbaiki. Jangan menjadi kendala pelayanan gara-gara hal kecil seperti ini. Apalagi saat ini pengelolaan Rumah Sakit Ibu dan Anak ini sudah di bawah BLUD (Badan Layanan Umum Daerah)," pungkas Taqwaddin.

Sementara Wadir RSIA, Ichwanul Fitri menyampaikan bahwa ruang onkology yang selama ini digunakan untuk sementara tidak dipakai karena AC ruangan rusak. Ia berjanji akan segera memperbaiki AC ruang itu demi kenyamanan pasien yang berobat dan para medis yang melayani.

"Kami akan segera memperbaiki AC tersebut, selama ini terkendala dengan adanya refocusing anggaran rumah sakit untuk penangganan pandemi Covid-19. Insyaallah besok akan kami pasang AC yang baru demi kenyamanan pasien dan para medis," katanya.

Seorang dokter spesialis onkology, dr Ismed dalam kesempatan itu mengatakan, pelayanan kepada pasien tetap berjalan tanpa mengabaikan hak pasien. Namun penanganan pasien selama ini dilakukan di ruangan lain, karena di ruang poli onkology sangat panas.

"Kita tetap melayani pasien seperti biasa, tapi kita pinjam ruang poli lain. Karena ruang poli onkology AC-nya tidak hidup, sehingga kondisinya sangat panas," jelas Ismed yang turut mendampingi Tim Ombudsman Aceh melakukan sidak.(*)






Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...