• - +

Kabar Perwakilan

Lima Pemda di Sulteng Raih Predikat Zona Hijau
PERWAKILAN: SULAWESI TENGAH • Kamis, 28/11/2019 •
 
Sofyan Farid Lembah. (Foto: Dok Metrosulawesi)

SHARE

Palu, Metrosulawesi.id - Lima kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah meraih predikat Zona Hijau Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI, Rabu 27 November 2019. Prestasi tersebut berdasarkan hasil survey kepatuhan tahun 2019.

"Ini adalah sebuah surprised dimana tahun ini ada lebih 5 daerah masuk zona hijau pelayanan ketimbang tahun lalu yang hanya 2 daerah yaitu Pemprov Sulteng dan Kabupaten Banggai," kata Kepala Perwakilan Ombudsman Sulteng, Sofyan Farid Lembah kepada Metrosulawesi, Rabu 27 November 2019.

Kelima kabupaten dan kota yang mendapatkan penghargaan zona hijau tersebut, yakni: Kabupaten Parigi Moutong, Tojo Unauna, Poso, Sigi dan Kota Palu.

"Berarti tinggal 2 daerah masih tertinggal, yakni Kabupaten Donggala dan Kabupaten Tolitoli yang masih dalam balutan Zona Merah yang juga ikut disurvey tahun ini," ujar Sofyan.

Sofyan mengatakan, tahun 2020 nanti, sesuai dengan program nasional dalam RPJM-Nas Bappenas, hasil survey kepatuhan menjadi wajib untuk seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Oleh karena itu katanya, 13 Pemda di Sulteng nanti akan disurvey kembali.

"Ini menjadi tantangan tersendiri karena hasil survey tersebut merupakan profil wajah pelayanan publik di Sulawesi Tengah. Masyarakat harus diberi penjelasan soal wajah sesungguhnya, bagaimana pemerintah amanah menjalankan kewajibannya dengan memberikan kualitas pelayanan publik yang baik, jujur dan transparan," jelas Sofyan.

Sebagai lembaga pengawas pelayanan publik, lanjut Sofyan, Ombudsman mempunyai kewajiban menjembatani harapan masyarakat atas sebuah pelayanan publik yang berkualitas tersebut.

"Paradigma telah berubah, dan perilaku penyelenggara juga harus berubah untuk lebih profresif dan partisipatif," ujarnya.

Pemberian penghargaan terhadap kelima kabupaten dan kota Palu itu menurut Sofyan, adalah bukti bahwa pimpinan Daerah di ke-5 pemda tersebut menyadari perannya di Era Disruption 4.0 untuk memprioritaskan pelayanan publik yang bisa memberi senyuman kepada masyarakatnya.

"Selamat untuk masyarakat di 5 daerah tersebut. Selamat datang Pelayanan Publik yang berkualitas," pungkasnya.

Reporter: Udin Salim


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...