• - +

Kabar Perwakilan

Konferensi Pers Ombudsman Soal RSUD Raden Mattaher Jambi, Ini Penjelasan Jafar Ahmad
PERWAKILAN: JAMBI • Kamis, 03/10/2019 •
 
Jamberita.com

SHARE

JAMBERITA.COM- Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi Jafar Ahmad akhirnya menggelar konferensi pers terkait dengan temuan di RSUD Raden Mattaher Jambi, Rabu (2/10/2019).

Pihaknya telah bertemu dengan perwakilan Gubernur Jambi yakni Asisten I Setda Provinsi Jambi Apani dan Plt Direktur Utama RSUD Raden Mattaher Jambi drg Iwan Hendrawan.

"Intinya kita sepakat untuk memperbaiki pelayanan RSUD Raden Mattaher Jambi dan terkait masalah adanya temuan itu sudah di klarifikasi," ungkapnya.

Menurut Jafar Ahmad hasil dari kesepakatan mereka tentunya ada yang bisa disampaikan dan ada pula yang belum bisa disampaikan secara terbuka.

Bahwa temuan mereka pada hari Selasa 24 September masalah tempat tidur dan ruangan lain sebagainya kata Jafar, itu sudah sesuai dengan release apa yang telah disampaikan oleh Rumah Sakit Raden Mattaher.

"Akan ada perbaikan sistem informasi manajemen rumah sakit Raden mattaher salah satunya pengawasan online nanti ketika kita mengawasi kita dapat melihat," terangnya.

Hambatan lainya juga ditemui oleh rumah sakit belum memiliki Direktur Utama definitif, itu kendalanya sudah disampaikan Asisten 1 karena masih menunggu revisi PP Nomor 18.

"Itu permasalahan bukan hanya terjadi di RSUD Raden Mattaher saja tetapi banyak terjadi di rumah sakit lainnya," terangnya.

Setelah mendengar klarifikasi pihak RSUD Raden Mattaher Jambi, Jafar mengaku untuk temuan itu akan ditindaklanjuti sampai dengan 20 Oktober 2019 mendatang.

"Mengenai release memang kita ada sedikit miskomunikasi, karena waktu itu pak dirut lagi cuti, dan kita juga adanya desakan untuk merilis, pada prinsipnya tidak ada masalah," ujarnya.

Nanti setelah 20 Oktober 2019 mendatang ketika sudah diindentifikasi oleh pihak RSUD Raden Mattaher, maka hasilnya akan di laporkan ke Gubernur Jambi dan ditembuskan ke Ombudsman.

"Disamping adanya temuan, yang tidak hanya sampai disitu kita juga harus melihat perbaikan yang sudah dilakukan, apalagi tadi disampaikan sudah ada nya pelayanan jantung, kemo akan segera diluncurkan dan layanan struk, itu harus kita apresiasi," jelasnya.

Drg Iwan Hendrawan menyampaikan, pihaknya sudah mengklarifikasi dan mengucapkan terima kasih kepada Ombudsman dimana dalam pertemuannya, mereka bukan hanya membahas soal temuan pada 24 September 2019 saja.

"Kami sudah berdiskusi dan menyampaikan klarifikasi, niat awal, niatnya kita semua bagaimana meningkatkan pelayanan," katanya.

Dalam diskusi tersebut hasilnya akan dilaporkan ke Gubernur Jambi dan ditembuskan ke Ombudsman yang diharapkan, apabila nanti ada kendala-kendala aturan yang menjadi permasalahan agar dapat dibantu oleh Ombudsmen di pusat.

"Karena memang ini persoalan persoalan yang sudah lama, supaya jangan sampai kesannya, adanya sesuatu, karena memang ada aturan-aturan dan Pemda sudah berusaha untuk menyurati dan masalah ini sudah lebih dari 1 tahun," jelasnya.

Apani mengatakan telah menyaksikan klarifikasi dari RSUD Raden Mattaher Jambi ke Ombudsman dan sudah dapat diselesaikan secara bersama, serta dirinya meminta kepada Direktur untuk segera menindaklanjuti.

"Mudah-mudahan ini dalam waktu 14 hari kerja kedepan, insyallah apa yang menjadi temuan itu dapat segera dilakukan dan saya mengapresiasi Ombudsmen yang begitu konsen terhadap pelayanan masyarakat," pungkasnya.(afm)


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...