Kawal Layanan Kesehatan, Ombudsman Papua Barat Dorong Perbaikan Bertahap di RSUD JP Wanane

AIMAS - Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Papua Barat terus mendorong akselerasi kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan agar dapat berjalan secara bertahap dan berkelanjutan. Komitmen pengawalan strategis ini diwujudkan melalui kegiatan inspeksi dan pendampingan kolaboratif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) J.P. Wanane, Kabupaten Sorong.
Kegiatan pengawasan yang bertujuan untuk memetakan kondisi layanan rill tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Papua Barat, Amus Atkana, bersama Tim Keasistenan Pemeriksaan. Kunjungan ini diterima oleh Direktur RSUD J.P. Wanane, dr. Hendrik DT Manasa, beserta jajaran manajemen rumah sakit dalam sebuah forum dialog konstruktif.
Dalam arahannya, Amus Atkana menegaskan bahwa kehadiran Ombudsman bukan sekadar untuk menjalankan fungsi pengawasan formal, melainkan sebagai mitra strategis yang mendorong ruang perbaikan. Ia memaparkan bahwa pembenahan mutu layanan kesehatan mutlak membutuhkan tata kelola manajemen yang solid serta sinergi kuat antara jajaran direksi, tenaga medis, dan pemangku kepentingan terkait.
Merespons pendampingan proaktif dari Ombudsman tersebut, Direktur RSUD J.P. Wanane, dr. Hendrik DT Manasa, memaparkan komitmen penuh institusinya untuk terus memacu pelayanan di tengah berbagai keterbatasan yang ada. Ia menjelaskan bahwa perbaikan sarana prasarana fisik maupun kapasitas sumber daya manusia (SDM) terus diupayakan secara bertahap.
Hendrik merinci bahwa roda operasional rumah sakit saat ini ditopang oleh dua sumber pendanaan utama, yakni Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Alokasi tersebut difokuskan untuk menjamin ketersediaan obat-obatan, bahan medis habis pakai, serta penunjang operasional harian.
Ke depan, manajemen RSUD J.P. Wanane berencana memfokuskan penguatan SDM melalui berbagai program terukur, salah satunya pelatihan komunikasi bagi tenaga kesehatan agar kualitas pelayanan terasa semakin humanis. Guna memperluas jangkauan layanan, rumah sakit ini juga tengah menjajaki kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan fasilitas medis spesialis, seperti penanganan kasus jantung.
Melalui serangkaian pemantauan ini, Ombudsman Papbar memastikan akan terus mengawal operasional fasilitas kesehatan di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya. Khusus bagi RSUD J.P. Wanane, Ombudsman menaruh optimisme tinggi bahwa dengan perencanaan yang matang, langkah pembenahan bertahap ini akan segera memberikan kemudahan akses kesehatan bagi masyarakat luas. (RW/ORI - Papbar)








