• - +

Kabar Perwakilan

Kasus Tuntas, Pelajar SMAN 1 Playen Terima Dana Pencairan PIP Hari Ini
PERWAKILAN: D I YOGYAKARTA • Kamis, 12/11/2020 •
 
Foto diambil dari Tribunjogja.com/Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kasus dugaan pengalihan dana Program Indonesia Pintar (PIP) oleh sekolah di Kabupaten Gunungkidul akhirnya tuntas. Pelajar yang menjadi penerima pun kini bisa mendapatkan dana bantuan dari pemerintah pusat tersebut.

Berdasarkan pantauan Tribunjogja.com di SMA Negeri 1 Playen pada Rabu (11/11/2020) pagi, pelajar beserta walinya masing-masing sudah mengantre untuk menghadiri proses pengambilan dana PIP. Selain pihak sekolah dan pihak bank yang ditunjuk, sejumlah anggota Ombudsman RI (ORI) DIY pun turut hadir. Termasuk Kepala Perwakilan ORI DIY Budhi Masturi.

Budhi memastikan 3 persoalan yang dilaporkan oleh wali pelajar sudah tuntas. Antara lain terkait pencairan PIP, pungutan, dan dana untuk seragam sekolah. "Kegiatan hari ini jadi salah satu realisasi dari saran kami. Terkait pungutan dan dana seragam disarankan dihentikan sampai rekomendasi resmi keluar," kata Budhi. Menurutnya, pihak sekolah sudah memberikan klarifikasi bahwa kebijakan pungutan bukan kewajiban. Termasuk soal pengalihan dana PIP pelajar untuk melunasi pungutan sekolah.

Namun berdasarkan kajian dan indikasi yang ada, ORI DIY menyimpulkan bahwa tindakan tersebut tergolong pungutan dan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Apalagi PIP merupakan hak pelajar dan wajib langsung diberikan. "Dana PIP sebaiknya diserahkan dulu ke pelajar. Kalaupun nantinya digunakan untuk menggalang sumbangan ya silakan. Asalkan ada kesepakatan dengan wali murid," jelas Budhi.

Terpisah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Playen, Sugeng Tri Muryanto mengaku lega lantaran polemik dana PIP sudah tuntas. Ia pun memastikan seluruh pelajar yang berhak bisa mendapatkan dana PIP tersebut hari ini. Sesuai saran ORI DIY, pihak sekolah menyerahkan dana PIP tersebut sekaligus memberikan penjelasan pada wali murid berkaitan polemik beberapa waktu lalu. Diskusi dengan pihak bank pun sudah dilakukan sebelumnya.

"Intinya kami menjalankan apa yang direkomendasikan ORI DIY dan sampai saat ini tidak ada masalah ataupun kendala lagi," kata Sugeng. Ekspresi kelegaan pun juga terlihat di wajah Puji, seorang wali pelajar yang menerima dana PIP. Menurutnya permasalahan PIP saat ini sudah tuntas dan berharap peristiwa serupa tidak terulang lagi. Ia pun mengapresiasi kinerja ORI DIY dalam menyelesaikan kasus ini.

Setidaknya dibutuhkan waktu 2 bulan sejak laporan dilayangkan hingga akhirnya ada solusi yang dilakukan.

"Tapi kami tetap senang dan lega karena kasusnya rampung, mengingat kami juga tidak sepenuhnya memahami prosedur dan aturan yang berlaku," tutur Puji. (TRIBUNJOGJA.COM)

 

 





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...