• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Jemput Bola Keluhan Layanan Kesehatan, Ombudsman Papua Barat Gelar OOTS di Manokwari
PERWAKILAN: PAPUA BARAT • Jum'at, 17/07/2026 •
 
Kegiatan Ombudsman On The Spot pada PKM Pasir Putih Manokwari. dokhumasoripb

MANOKWARI - Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Papua Barat terus memperluas jangkauan pengawasan dan penanganan keluhan layanan dasar di tingkat akar rumput. Komitmen jemput bola tersebut direalisasikan melalui pelaksanaan program Ombudsman On The Spot (OOTS) yang dirangkaikan langsung dengan Inovasi Coaching Maladministrasi di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pasir Putih, Kabupaten Manokwari, selama tiga hari berturut-turut pada (14 -16/6/2026).

Kepala Keasistenan Penerimaan dan Verifikasi Laporan (PVL) Ombudsman Papua Barat, Yunus Kaipman, menjelaskan bahwa manuver taktis ini didesain khusus untuk mendobrak sekat birokrasi dan memfasilitasi warga yang selama ini mungkin terkendala ruang maupun jarak dalam melaporkan masalah pelayanan publik.

"Kegiatan Ombudsman On The Spot ini kami lakukan sebagai layanan jemput bola dari Ombudsman Papua Barat untuk mendekatkan akses pengaduan dan konsultasi kepada masyarakat terkait dugaan maladministrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik", jelas Kaipman.

Selama tiga hari penyelenggaraan kegiatan, partisipasi masyarakat terlihat cukup dinamis. Warga secara leluasa memanfaatkan gerai pengaduan yang didirikan untuk berkonsultasi langsung terkait kendala pelayanan medis maupun administratif yang mereka hadapi. Selain menjaring aspirasi, tim Ombudsman juga gencar melakukan edukasi publik guna menyosialisasikan tugas, fungsi, dan wewenang lembaga, sehingga masyarakat memiliki literasi kritis terhadap hak-hak mereka dalam mendapatkan standar layanan yang prima.

Sebagai rangkaian pamungkas pada hari terakhir, Ombudsman menggelar agenda Coaching Maladministrasi yang menyasar para tenaga kesehatan dan jajaran pegawai Puskesmas Pasir Putih. Forum pembinaan internal ini membedah anatomi pencegahan maladministrasi dan standardisasi tata kelola layanan fasilitas kesehatan tingkat pertama. Poin krusial yang ditekankan dalam forum ini adalah pentingnya membangun mekanisme resolusi pengaduan internal yang responsif, sehingga keluhan pasien dapat diselesaikan di tingkat fasilitas medis sebelum membesar menjadi sengketa yang harus dilaporkan kepada Ombudsman. Sesi ini turut diwarnai dengan bedah kasus dan diskusi interaktif terkait berbagai dinamika riil pelayanan harian di lingkungan puskesmas.

Sebagai informasi, integrasi antara pembukaan gerai pengaduan OOTS dan pembinaan aparatur medis ini merupakan wujud dari ekosistem pengawasan pelayanan publik yang komprehensif. Melalui inisiatif strategis ini, Ombudsman Papua Barat menaruh harapan besar agar tercipta sinergi ganda: menguatnya keberanian warga dalam mengawasi hak layanannya, sejalan dengan peningkatan integritas aparatur kesehatan dalam menjamin mutu pelayanan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik maladministrasi di wilayah Kabupaten Manokwari.(YARS/ORI-Papbar)





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...