Hadiri Wisuda Akademi Paradigta, Ombudsman Kalbar: Perempuan Desa Mitra Strategis Pengawasan

KUBU RAYA - Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Barat, Tariyah, menghadiri Wisuda Akademi Paradigta Kabupaten Kubu Raya yang diselenggarakan di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (8/1/2025).
Dalam sambutannya, Tariyah memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang konsisten mendukung program pemberdayaan perempuan, baik secara kelembagaan maupun anggaran. Menurutnya, program ini selaras dengan semangat mewujudkan "Perempuan Hebat, Desa Berdaulat".
Tariyah menegaskan bahwa perempuan yang teredukasi dan berdaya di tingkat akar rumput memegang peranan vital dalam ekosistem pelayanan publik.
"Bagi Ombudsman Kalbar, perempuan yang berdaya adalah mitra strategis dalam mengawasi pelayanan publik. Dengan pemahaman yang baik mengenai hak-hak warga, para lulusan ini dapat menjadi 'mata dan telinga' kami di desa untuk memastikan layanan pemerintah berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari maladministrasi," ujar Tariyah.
Sebagai informasi, Akademi Paradigta merupakan inisiatif pendidikan terstruktur untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan perempuan agar berpartisipasi aktif dalam pembangunan desa. Pada tahun 2025, akademi ini meluluskan 198 akademia dari 11 kelas yang tersebar di 8 kecamatan dan 20 desa. Secara kumulatif sejak 2016, program ini telah mencetak 2.404 kader perempuan di Kabupaten Kubu Raya.
Apresiasi senada disampaikan Ketua Komite Nasional Akademi Paradigta Indonesia, Nani Zulminarni. Ia menilai integrasi program pemberdayaan perempuan ke dalam kebijakan daerah di Kubu Raya sangat krusial.
"Kami berharap para wisudawan tidak hanya membawa perubahan positif di lingkup keluarga, tetapi juga berkontribusi nyata bagi negara dalam menyongsong visi Indonesia Emas," tutur Nani.
Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan dukungan terhadap program ini. "Melalui Akademi Paradigta, kami ingin memastikan perempuan di Kubu Raya menjadi aktor penting yang membantu program pemerintah. Peran mereka sangat vital dalam mempercepat pembangunan," tegas Sujiwo.








